Asuhan keperawatan pada pasien Tn Y.S dengan masalah risiko perdarahan akibat acute myeloid leukemia di ruang bougenvil 1 RSUD Prof DR W.Z Johanes kupang

Patricia Marsandra Fallo, PO5303201230797 (2026) Asuhan keperawatan pada pasien Tn Y.S dengan masalah risiko perdarahan akibat acute myeloid leukemia di ruang bougenvil 1 RSUD Prof DR W.Z Johanes kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTA Patricia M Fallo COVER.pdf

Download (432kB)
[img] Text
KTA Patricia M Fallo BAB 1 pdf.pdf

Download (119kB)
[img] Text
KTA Patricia M Fallo BAB 2 Tinjaun pustaka.pdf

Download (227kB)
[img] Text
KTA Patricia M Fallo BAB 3 Lpdf.pdf

Download (262kB)
[img] Text
KTA Patricia M Fallo BAB 4 pdf.pdf

Download (12kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (122kB)
[img] Text
LAMPIRAN KTA PATRICIA.pdf

Download (194kB)

Abstract

Latar Belakang: Latar Belakang: Leukemia Mieloid Akut (AML) adalah keganasan hematologis yang ditandai dengan proliferasi sel mieloid abnormal di sumsum tulang, yang menghambat produksi sel darah normal. Kondisi ini menyebabkan anemia, leukopenia, dan terutama trombositopenia, yang meningkatkan risiko perdarahan. Risiko perdarahan merupakan perhatian utama dalam perawatan pasien AML karena dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan mengancam jiwa. Salah satu pengobatan untuk mencegah dan mengatasi perdarahan adalah transfusi darah sesuai indikasi klinis dan prosedur operasi standar. Tujuan: Tujuan penulisan Makalah Ilmiah ini adalah untuk mengimplementasikan dan mendeskripsikan manajemen pemberian transfusi pada pasien dengan masalah keperawatan risiko perdarahan dengan diagnosis medis Leukemia Myeloid Akut di Ruang Bougenvil 1 Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi asesmen, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah pasien dengan jumlah trombosit 8.000/µL dan hemoglobin 8,9 g/dL, disertai dengan kelemahan, pucat, dan peteki. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah transfusi dilakukan sesuai prosedur standar, tidak ditemukan tanda-tanda perdarahan aktif, kondisi hemodinamik stabil, dan terjadi peningkatan kadar trombosit. Kesimpulan: Kesimpulannya, manajemen transfusi yang tepat dan terencana efektif dalam mengurangi risiko perdarahan pada pasien AML. Perawat memainkan peran penting dalam memantau, menerapkan, dan mengevaluasi respons pasien selama proses transfusi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Leukemia Mieloid Akut, risiko perdarahan, transfusi darah
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Patricia Marsandra Fallo
Date Deposited: 11 May 2026 06:57
Last Modified: 11 May 2026 06:57
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10018

Actions (login required)

View Item View Item