Asuhan Keperawatan Nyeri Pasca Partum akibat Persalinan Sectio Caesarea pada Ny. O. N di Ruang Flamboyan RSUP dr. Ben Mboi Kupang

Benadicta Udju Moro Mauday, PO5303201230729 (2026) Asuhan Keperawatan Nyeri Pasca Partum akibat Persalinan Sectio Caesarea pada Ny. O. N di Ruang Flamboyan RSUP dr. Ben Mboi Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTA Dita_Cover______________________.pdf
Restricted to Registered users only

Download (537kB) | Request a copy
[img] Text
KTA Dita_BAB 1_____________________.pdf
Restricted to Registered users only

Download (128kB) | Request a copy
[img] Text
KTA Dita_BAB 2______________________.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB) | Request a copy
[img] Text
KTA Dita_BAB 3_____________________.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB) | Request a copy
[img] Text
KTA Dita_BAB 4_______________________.pdf
Restricted to Registered users only

Download (135kB) | Request a copy
[img] Text
KTA Dita_Daftar Pustaka & Lampiran_________________________.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Nyeri pasca partum merupakan keluhan yang sering dialami ibu setelah persalinan melalui sectio caesarea akibat adanya luka insisi pada dinding abdomen dan uterus. Kondisi ini dapat mengganggu mobilitas, aktivitas sehari-hari, proses menyusui, serta memperlambat pemulihan selama masa nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami nyeri pascapersalinan akibat tindakan sectio caesarea di Ruang Flamboyan RSUP dr. Ben Mboi Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi tahapan pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, penyusunan rencana tindakan, implementasi intervensi, serta evaluasi hasil. Subjek dalam penelitian ini adalah Ny. O.N yang mengalami nyeri pada area luka operasi dengan tingkat intensitas skala 7, bersifat hilang timbul selama ±15–20 menit, meningkat saat bergerak dan berkurang saat istirahat. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik berupa luka insisi pembedahan. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri melalui observasi karakteristik nyeri, pemantauan tanda vital, pemberian posisi nyaman, teknik relaksasi napas dalam, mobilisasi bertahap, serta edukasi pengendalian nyeri. Dari hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri setelah dilakukan intervensi keperawatan. Dengan demikian, penerapan asuhan keperawatan melalui manajemen nyeri secara komprehensif efektif dalam membantu menurunkan nyeri pada pasien post sectio caesarea

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Nyeri akut, postpartum, sectio caesarea, skala nyeri, nyeri, manajemen nyeri
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
R Medicine > RD Surgery
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Benadikta U. Jumoro Mauday
Date Deposited: 18 May 2026 03:49
Last Modified: 18 May 2026 03:49
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10081

Actions (login required)

View Item View Item