Asuhan Keperawatan pada Anak A dengan Gastroenteritis Akut (GEA) dengan diagnose Diare di RSUD PROF. DR. W. Z JOHANES KUPANG

Riscy Suparto Mau, P05303201230803 (2026) Asuhan Keperawatan pada Anak A dengan Gastroenteritis Akut (GEA) dengan diagnose Diare di RSUD PROF. DR. W. Z JOHANES KUPANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER KTA RISCYy.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 KTA RISCY.pdf

Download (133kB)
[img] Text
BAB II KTA RISCY.pdf

Download (277kB)
[img] Text
BAB III KTA RISCY.pdf

Download (424kB)
[img] Text
BAB IV KTA RISCY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA. Riscy N.pdf

Download (40kB)
[img] Text
LAMPIRAN KTA RISCY.pdf

Download (851kB)

Abstract

Latar Belakang: Diare masih menempati urutan ketiga sebagai penyebab kematian terbanyak untuk anak-anak dibawah lima tahun. Tujuan: Mendeskripsikan asuhan keperawatan pada An. A dengan diagnosa medis Gastroenteritis Akut (GEA) dengan masalah keperawatan diare. Metode: Studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan secara comprehensif. Sampel dalam laporan kasus ini berjumlah 1 orang pasien anak perempuan. Hasil: Hasil pengkajian didapatkan data ibu pasien mengatakan anak BAB cair ±4 kali/hari, konsistensi cair, berwarna kekuningan, anak tampak lemas, nafsu makan menurun. Tanda vital TD:100/60 mmhg RR/24 N:102x/m S:36’7C SPO2:99%. Intervensi keperawatan yang dilakukan pada anak adalah manajemen diare. Implementasi Memonitor warna volume frekunesi dan konsisten tinja, memonitor jumlah pengeluaran diare, memonitor keamanan penyimpanan makanan, memberikan asupan cairan oral ( mis. Larutan garam gila, oralit, pediyalte, renalite), mengajurkan makanan porsi kecil dan sering secara bertahap. Evaluasi: Evaluasi dilakukan berdasarkan kriteria hasil yang telah ditetapkan. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama masa perawatan, diperoleh hasil sebagai berikut: Frekuensi buang air besar menurun dari ±4 kali/hari menjadi 1–2 kali/hari. Konsistensi feses berubah dari cair menjadi lebih lembek/mengental, tanda-tanda dehidrasi berkurang, ditandai dengan mukosa bibir lebih lembab dan turgor kulit membaik, nafsu makan anak mulai meningkat, suhu tubuh kembali dalam batas normal, kondisi umum anak tampak lebih aktif dan tidak lemas. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan pada An. A dengan diare dengan pemenuhana kenutuhan cairan elektrolit teratasi selama 3x24 jam. Saran: Bagi Ibu, Anak dan Masyarakat: Laporan kasus ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi ibu, anak dengan diare, serta bagi keluarga dan masyarakat. Bagi Institusi Pelayanan Kesehatan ( Perawat Anak):Laporan kasus ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan dan pelayanan kesehatan secara optimal, guna meningkatkan kualitas pelayanan asuhan keperwatan secara komperhensif, khususnya pada ibu dengan diare.Bagi institusi Pendidikan Laporan kasus ini diharapkan dapat menjadi referensi terutama yang berkaitan dengan asuhan keperawatan komprehensif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Keperawatan Anak Diare, Dehidrasi , Gastroenteritis Akut.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Riscy suparto mau
Date Deposited: 23 Jul 2026 07:51
Last Modified: 23 Jul 2026 07:51
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10105

Actions (login required)

View Item View Item