Winda Jovita Mussu, PO5303201230768 (2026) Asuhan keperawatan pada Ny. A dengan Gangguan Kebutuhan Dasar Aman Nyaman dengan Ulkus Diabetikum Akibat Diabetes Melitus di Ruangan Cempaka RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
KTA Winda_Cover.pdf Download (910kB) |
|
|
Text
KTA Winda_BAB 1.pdf Download (395kB) |
|
|
Text
KTA Winda_BAB 2.pdf Download (496kB) |
|
|
Text
KTA Winda_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Winda_BAB 4.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
KTA Winda_Daftar Pustaka & Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (944kB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah ulkus diabetikum, yaitu luka kronis pada ekstremitas bawah akibat neuropati perifer, gangguan sirkulasi darah, dan infeksi. Kondisi ini berisiko menyebabkan gangren hingga amputasi jika tidak ditangani secara tepat. Perawat memiliki peran penting dalam melakukan pengkajian, perawatan luka, pemantauan kadar glukosa darah, serta edukasi kepada pasien dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus dengan ulkus diabetikum di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. A.P usia 72 tahun dengan diagnosis medis Diabetes Melitus Tipe II disertai ulkus diabetikum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Asuhan keperawatan dilakukan selama 3 × 8 jam pada tanggal 13–15 Januari 2026. Hasil pengkajian menunjukkan adanya luka ulkus diabetikum pada kaki kiri dengan panjang 18–25 cm dan lebar 8–12 cm, disertai jaringan nekrotik, nyeri skala 5, serta hiperglikemia. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu gangguan integritas jaringan berhubungan dengan perubahan sirkulasi perifer dan ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan resistensi insulin. Implementasi keperawatan meliputi perawatan luka steril, pemantauan tanda infeksi, monitoring kadar glukosa darah, pemantauan intake–output, edukasi diabetes, serta kolaborasi pemberian insulin. Evaluasi menunjukkan terjadi perbaikan kondisi luka, penurunan jaringan nekrotik, nyeri menurun, serta penurunan kadar glukosa darah secara bertahap. Simpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa asuhan keperawatan yang komprehensif dan berkelanjutan dapat membantu memperbaiki kondisi luka ulkus diabetikum serta mengontrol kadar glukosa darah pasien, meskipun hasil yang diperoleh masih memerlukan tindak lanjut perawatan untuk mencapai penyembuhan optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes melitus, ulkus diabetikum, asuhan keperawatan, integritas jaringan, hiperglikemia. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RD Surgery R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Winda Jovita Mussu |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 01:12 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 02:25 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric