Penerapan Foot Massage Dalam Mengatasi Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Ny.N.H. Dengan Penyakit Stroke Non Hemoragik Di Puskesmas Rukun Lima Kabupaten Ende

Christin Kasih Ladja, PO5303211251689 (2026) Penerapan Foot Massage Dalam Mengatasi Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Ny.N.H. Dengan Penyakit Stroke Non Hemoragik Di Puskesmas Rukun Lima Kabupaten Ende. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KIAN -Chrstin Kasih Ladja.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Stroke Non Hemoragik (SNH) merupakan penyebab utama disabilitas yang bermanifestasi sebagai gangguan mobilitas fisik akibat kelemahan otot. Prevalensi stroke di Nusa Tenggara Timur mencapai 5,9 per 1.000 penduduk, dengan tren peningkatan kasus di Puskesmas Rukun Lima yang mencapai 78 kasus pada tahun 2025. Hal ini menuntut intervensi rehabilitatif yang efektif untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh intervensi foot massage terhadap kekuatan otot dan sirkulasi perifer pada pasien SNH. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus pada Ny. N.H. (69 tahun) dengan hemiparesis sinistra di Puskesmas Rukun Lima. Intervensi dilakukan selama 3 hari dengan durasi 15–20 menit per hari menggunakan teknik masase standar (effleurage hingga vibration). Hasil: Setelah intervensi, ditemukan ada perubahan pada sirkulasi perifer ekstremitas sinistra, ditandai dengan perubahan Capillary Refill Time (CRT) dari >3 detik menjadi 1 detik, suhu perifer menjadi hangat, dan kembalinya sensitivitas sensorik terhadap rangsangan nyeri. Namun, kekuatan otot motorik secara objektif berdasarkan Manual Muscle Testing (MMT) tetap pada skala 1/5 (kontraksi ringan tanpa gerakan). Kesimpulan: Intervensi foot massage efektif dalam menstimulasi vasodilatasi pembuluh darah dan mekanoreseptor sensorik dalam jangka pendek, namun peningkatan kekuatan motorik memerlukan durasi intervensi yang lebih lama untuk memicu proses neuroplastisitas yang signifikan. Saran: Diharapkan keluarga dapat melanjutkan teknik pijatan ini secara mandiri di rumah minimal 15-20 menit setiap hari untuk mencegah kekakuan sendi dan menjaga kelancaran aliran darah pasien.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Stroke Non Hemoragik, Gangguan Mobilitas Fisik, Foot Massage
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Jurusan Keperawatan
Jurusan Keperawatan
Depositing User: Mrs. Yosefina Kalasansia Watu
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:16
Last Modified: 10 Aug 2026 06:16
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10839

Actions (login required)

View Item View Item