Margaretha Elenora Naitili, PO5303333231044 (2026) Hubungan Pengetahuan, Sikap, Tindakan Orang Tua Dengan Kejadian Enterobiasis Pada Balita Di Dusun A Desa Tublopo Kecamatan Amanuban Barat. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
KTI Margaretha Naitili ( COVER newww).pdf Download (670kB) |
|
|
Text
KTI Margaretha Naitili ( BAB 1 ).pdf Download (260kB) |
|
|
Text
KTI Margaretha Naitili ( BAB 3 ).pdf Download (339kB) |
|
|
Text
KTI Margaretha Naitili ( BAB 4 ).pdf Download (483kB) |
|
|
Text
KTI Margaretha Naitili ( BAB 5 ).pdf Download (281kB) |
|
|
Text
KTI Margaretha Naitili ( LAMPIRAN ).pdf Download (3MB) |
|
|
Text
KTI Margaretha Naitili ( BAB 2 new ).pdf Download (398kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA ELLEN.pdf Download (255kB) |
Abstract
Enterobiasis merupakan salah satu penyakit kecacingan yang disebabkan oleh Enterobius vermicularis dan masih menjadi masalah kesehatan pada balita, terutama di lingkungan dengan sanitasi dan perilaku hidup bersih yang belum optimal. Pengetahuan, sikap, dan tindakan orang tua berperan penting dalam upaya pencegahan enterobiasis pada anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui prevalensi enterobiasis serta menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan orang tua dengan kejadian enterobiasis pada balita di Dusun A Desa Tublopo Kecamatan Amanuban Barat. Metode penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pemeriksaan enterobiasis dilakukan menggunakan metode anal swab (pita perekat) untuk mendeteksi telur E. vermicularis, sedangkan data pengetahuan, sikap, dan tindakan orang tua diperoleh melalui kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi enterobiasis pada balita sebesar 3,3%, dengan 1 responden positif terinfeksi E. vermicularis. Sebagian besar orang tua memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, namun menunjukkan sikap yang baik terhadap pencegahan enterobiasis. Tindakan pencegahan yang dilakukan orang tua masih tergolong kurang pada beberapa aspek perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil uji Fisher Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value=1,000), sikap (p-value=0,100), dan tindakan orang tua (p-value>0,05) dengan kejadian enterobiasis pada balita. Kata kunci: Enterobiasis, Enterobius vermicularis, pengetahuan, sikap, tindakan, balita
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Enterobiasis, Enterobius vermicularis, pengetahuan, sikap, tindakan, balita. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Margaretha Elenora Naitili |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:11 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:11 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11177 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric