Gambaran Infeksi Enterobius Vermicularis Pada Anak Pemulung Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alak Kota Kupang

Theresia Dominika B. Do, PO5303333231111 (2026) Gambaran Infeksi Enterobius Vermicularis Pada Anak Pemulung Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alak Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover.pdf

Download (944kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (230kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (364kB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (225kB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (271kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (152kB)
[img] Text
dafrtar pustaka.pdf

Download (358kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (4MB)

Abstract

Infeksi Enterobius vermicularis (cacing kremi) masih menjadi salah satu masalah kesehatan pada anak, terutama pada kelompok yang memiliki personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Anak pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alak Kota Kupang merupakan kelompok yang berisiko tinggi mengalami infeksi karena sering terpapar lingkungan yang tercemar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian infeksi Enterobius vermicularis berdasarkan personal hygiene dan sanitasi lingkungan pada anak pemulung usia 3–10 tahun di TPA Alak Kota Kupang. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 25 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan infeksi dilakukan menggunakan metode anal swab yang dilanjutkan dengan pemeriksaan mikroskopis, sedangkan data personal hygiene dan sanitasi lingkungan diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif serta dihitung nilai Prevalence Ratio (PR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi infeksi Enterobius vermicularis sebesar 20% (5 responden), sedangkan 80% (20 responden) tidak terinfeksi. Seluruh kasus positif ditemukan pada kelompok dengan personal hygiene kategori cukup dan buruk, dengan nilai PR sebesar 3,19 yang menunjukkan bahwa anak dengan personal hygiene buruk memiliki risiko 3,19 kali lebih besar mengalami infeksi dibandingkan anak dengan personal hygiene yang lebih baik. Selain itu, kejadian infeksi lebih banyak ditemukan pada responden dengan sanitasi lingkungan kategori cukup dan buruk dibandingkan kategori baik. Disimpulkan bahwa personal hygiene yang buruk dan sanitasi lingkungan yang kurang baik berperan dalam meningkatkan risiko infeksi Enterobius vermicularis pada anak pemulung di TPA Alak Kota Kupang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Enterobius vermicularis, personal hygiene, sanitasi lingkungan
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Theresia Dominika B. Do
Date Deposited: 27 Aug 2026 03:06
Last Modified: 27 Aug 2026 03:06
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11265

Actions (login required)

View Item View Item