Gambaran Hepatitis B Surface Antigen Pada Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Kota Kupang

Christin Vadila Hu'an, PO5303333231028 (2026) Gambaran Hepatitis B Surface Antigen Pada Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER VADILAhuann.pdf

Download (506kB)
[img] Text
BAB 1 VADILAa.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB II VADILAa.pdf

Download (341kB)
[img] Text
BAB III VADILAa.pdf

Download (247kB)
[img] Text
BAB IV VADILAa.pdf

Download (301kB)
[img] Text
BAB V VADILAa.pdf

Download (182kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA Vadilaaaa.pdf

Download (246kB)
[img] Text
LAMPIRAN VADILAaaa.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Hepatitis B merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis B dan dapat menyebabkan kerusakan hati hingga sirosis dan kanker hati. Narapidana merupakan salah satu kelompok yang berisiko terhadap penularan hepatitis B karena adanya berbagai faktor, seperti penggunaan alat pribadi secara bersama, kontak dengan darah atau cairan tubuh, serta perilaku berisiko. Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) dapat digunakan untuk mendeteksi adanya infeksi hepatitis B. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HBsAg pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Kota Kupang berdasarkan karakteristik, tingkat pengetahuan, dan perilaku berisiko terhadap penularan hepatitis B. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17–18 April 2026 di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Kupang. Sampel penelitian berjumlah 52 orang dengan teknik total sampling. Pemeriksaan HBsAg dilakukan menggunakan metode rapid test imunokromatografi, sedangkan tingkat pengetahuan dan perilaku berisiko diperoleh melalui kuesioner. Hasil: Dari 52 responden, sebanyak 48 responden (92%) menunjukkan hasil HBsAg negatif dan 4 responden (8%) menunjukkan hasil HBsAg positif. Hasil positif paling banyak ditemukan pada kelompok usia 26–35 tahun, yaitu 2 responden (4%). Berdasarkan status perkawinan, hasil positif masing-masing ditemukan pada responden yang sudah menikah dan belum menikah sebanyak 2 responden (4%). Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori baik, yaitu 49 responden (94%), sedangkan 3 responden (6%) berada pada kategori cukup dan tidak terdapat responden dengan kategori kurang. Meskipun sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik, masih ditemukan responden dengan hasil HBsAg positif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Hepatitis B, HBsAg, narapidana, rapid test, Lembaga Pemasyarakatan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Christin Vadila Hu'an
Date Deposited: 27 Aug 2026 07:02
Last Modified: 27 Aug 2026 07:02
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11315

Actions (login required)

View Item View Item