Angelin Kristin Leoni Hili, PO5303333231072 (2026) Gambaran Pengetahuan Kecacingan Pada Guru, Orang Tua, Murid Sekolah Dasar Inpres Nulle Di Desa Tublopo Kecamatan Amanuban Barat. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER (2).pdf Download (672kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
BAB II (2).pdf Download (400kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (15kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf Download (174kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah (Soil-Transmitted Helminth/STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia sekolah. Infeksi kecacingan dapat memengaruhi status gizi, pertumbuhan, menyebabkan anemia, serta memengaruhi kemampuan anak dalam berkonsentrasi selama proses pembelajaran. Pengetahuan guru, orang tua, dan siswa memiliki peranan penting dalam mendukung upaya pencegahan infeksi kecacingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan guru, orang tua, dan siswa mengenai infeksi kecacingan di SD Inpres Nulle, Desa Tublopo, Kecamatan Amanuban Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah 210 responden yang terdiri dari 13 guru, 83 orang tua, dan 114 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup pengertian, penyebab, cara penularan, gejala, dampak, dan pencegahan infeksi kecacingan. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan dikategorikan menjadi tingkat pengetahuan baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 13 guru (100%) memiliki pengetahuan baik. Pada orang tua, sebanyak 78 responden (94%) memiliki pengetahuan baik, sedangkan 5 responden (6%) memiliki pengetahuan cukup. Sementara itu, seluruh 114 siswa (100%) memiliki pengetahuan baik. Namun, sebagian orang tua masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai penularan infeksi parasit usus. Kesimpulannya, guru, orang tua, dan siswa secara umum memiliki pengetahuan yang baik. Edukasi kesehatan secara berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat pemahaman mengenai penularan dan perilaku pencegahan kecacingan di lingkungan sekolah dan keluarga
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kecacingan, Soil-Transmitted Helminths, pengetahuan, guru, orang tua, murid. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Analis Kesehatan Analis Kesehatan |
| Depositing User: | Angelin Kristin Leoni Hili |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:53 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:53 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11467 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric