Pemanfaatan Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L) Sebagai Alternatif Pewarna Alami Sediaan Mukosa Mulut Pengganti Eosin Pada Pengecetan Diff-Quik

Bernadini Meltran Seda, PO5303333231124 (2026) Pemanfaatan Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L) Sebagai Alternatif Pewarna Alami Sediaan Mukosa Mulut Pengganti Eosin Pada Pengecetan Diff-Quik. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER BERNADINI.pdf

Download (881kB)
[img] Text
BAB I BERNADINI.pdf

Download (478kB)
[img] Text
BAB II BERNADINI.pdf

Download (547kB)
[img] Text
BAB III BERNADINI.pdf

Download (689kB)
[img] Text
BAB IV BERNADINI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (715kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V BERNADINI.pdf

Download (301kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA BERNADINI.pdf

Download (691kB)
[img] Text
LAMPIRAN BERNADINI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Pewarnaan merupakan salah satu tahap penting dalam pemeriksaan sitologi karena berperan dalam memperjelas struktur inti dan sitoplasma sel sehingga morfologi sel dapat diamati dengan baik secara mikroskopis. Metode Diff-Quik merupakan salah satu metode pewarnaan yang banyak digunakan dalam pemeriksaan sitologi dan menggunakan eosin sebagai salah satu pewarna. Penggunaan pewarna sintetis secara terus-menerus dapat menimbulkan perhatian terhadap aspek keamanan dan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif pewarna yang berasal dari bahan alami. Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) mengandung pigmen antosianin yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pewarna alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak bunga kembang sepatu sebagai pewarna alami pengganti eosin pada pengecatan Diff-Quik serta menentukan konsentrasi ekstrak yang memberikan hasil pewarnaan paling optimal pada sediaan mukosa mulut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan post-test only control group design. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2026. Ekstrak bunga kembang sepatu dibuat menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian dibuat dalam konsentrasi 70%, 60%, dan 50%. Sampel berupa sediaan sitologi mukosa bukal yang diberi perlakuan ekstrak bunga kembang sepatu dan dibandingkan dengan kelompok kontrol menggunakan eosin. Hasil pewarnaan diamati secara mikroskopis berdasarkan kejelasan inti, sitoplasma, intensitas warna, dan kontras, kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney U. Hasil: Pengamatan mikroskopis menunjukkan bahwa ekstrak bunga kembang sepatu konsentrasi 70% memberikan hasil pewarnaan paling baik, dengan inti dan sitoplasma tampak jelas serta memiliki kontras yang baik. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p = 0,016 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan kualitas pewarnaan antar kelompok. Uji Mann-Whitney U menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara kontrol dengan EBKS 70% (p = 0,176) dan kontrol dengan EBKS 60% (p = 0,118). Perbedaan bermakna ditemukan pada kontrol dengan EBKS 50% (p = 0,018) serta EBKS 70% dengan EBKS 50% (p = 0,009). Kesimpulan: Ekstrak bunga kembang sepatu dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami alternatif pengganti eosin pada pengecatan Diff-Quik. Konsentrasi 70% merupakan konsentrasi yang paling optimal karena menghasilkan kualitas pewarnaan yang paling mendekati kelompok kontrol, dengan gambaran inti dan sitoplasma yang jelas serta kontras yang baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bunga Kembang Sepatu, Hibiscus rosa-sinensis L., Pewarna Alami, Eosin, Diff-Quik, Mukosa Mulut.
Subjects: Q Science > QK Botany
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Bernadini Meltran Seda
Date Deposited: 07 Sep 2026 08:57
Last Modified: 07 Sep 2026 08:57
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11679

Actions (login required)

View Item View Item