Angelica Gracelya Tungga, PO5303333231121 (2026) Gambaran Hasil Pemeriksaan Triple Eliminasi (Hepatitis B, Sifilis,dan HIV) Pada Ibu Hamil di Puskesmas Oebobo Tahun 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
cover .pdf Download (710kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (531kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (320kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (486kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka (3).pdf Download (434kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Eliminasi tiga penyakit (triple elimination) merupakan program kesehatan strategis yang bertujuan mencegah penularan Hepatitis B, sifilis, dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dari ibu ke anak. Ketiga penyakit menular ini dapat ditularkan dari ibu hamil kepada bayinya selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui, serta berpotensi menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius. Oleh karena itu, skrining dini pada ibu hamil sangat penting untuk mendukung pencegahan penularan vertikal. Tujuan: Untuk mendeskripsikan hasil pemeriksaan eliminasi tiga penyakit (Hepatitis B, sifilis, dan HIV) pada ibu hamil di Puskesmas Oebobo tahun 2025 berdasarkan usia ibu, usia kehamilan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan status gravida. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder yang diperoleh dari catatan pemeriksaan eliminasi tiga penyakit pada ibu hamil di Puskesmas Oebobo tahun 2025. Teknik total sampling diterapkan, menghasilkan 551 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil: Dari 551 ibu hamil, 32 orang (5,8%) memiliki hasil reaktif Hepatitis B, sedangkan 519 orang (94,2%) memiliki hasil non-reaktif. Pemeriksaan sifilis menunjukkan hasil reaktif pada 18 ibu hamil (3,3%) dan hasil non-reaktif pada 533 orang (96,7%). Pemeriksaan HIV menunjukkan hasil reaktif pada 2 ibu hamil (0,4%), sedangkan 549 orang (99,6%) memiliki hasil non-reaktif. Sebagian besar ibu hamil memiliki hasil non-reaktif untuk ketiga infeksi tersebut. Kesimpulan: Sebagian besar ibu hamil yang menjalani pemeriksaan eliminasi tiga penyakit di Puskesmas Oebobo tahun 2025 memiliki hasil non-reaktif untuk Hepatitis B, sifilis, dan HIV. Namun, kasus reaktif masih ditemukan, khususnya untuk Hepatitis B, yang menunjukkan pentingnya skrining dini secara berkelanjutan serta tindak lanjut yang tepat untuk mencegah penularan dari ibu ke anak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eliminasi tiga penyakit (Triple Elimination), Hepatitis B, sifilis, HIV, ibu hamil |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Angelica Gracelya Tungga |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:39 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:39 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11708 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric