Uji Akktivitas Daya Hambat Ekstrak Biji Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Escherichia Coli Dari Isolasi Urine Pasien Infeksi Saluran Kemih

Gregoria Cantika Lestari Lende, PO5303333231087 (2026) Uji Akktivitas Daya Hambat Ekstrak Biji Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Escherichia Coli Dari Isolasi Urine Pasien Infeksi Saluran Kemih. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover.pdf

Download (638kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (279kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (398kB)
[img] Text
bab 3.pdf

Download (359kB)
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (665kB) | Request a copy
[img] Text
bab 5.pdf

Download (268kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA GREGORIA.pdf

Download (289kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (830kB)

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi patologis akibat infeksi mikroorganisme pada sistem saluran kemih. Bakteri Escherichia coli merupakan patogen utama penyebab dominan kasus ISK klinis. Meningkatnya kasus resistensi E. coli terhadap berbagai antibiotik sintetik mendorong perlunya pencarian agen antibakteri alternatif berbasis bahan alam. Biji kelor (Moringa oleifera) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan: Mengetahui aktivitas daya hambat serta menentukan nilai Kadar Hambat Minimum (KHM) ekstrak biji kelor terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli isolat urine pasien ISK. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris (true experimental laboratories). Ekstraksi biji kelor dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Pengujian aktivitas antibakteri dan penetapan nilai KHM dilakukan menggunakan metode dilusi cair (turbidimetri) pada variasi konsentrasi ekstrak 20%, 40%, 60%, dan 80% dengan kesetaraan standar suspensi 0,25 McFarland, yang kemudian dilanjutkan dengan uji penegasan/konfirmasi pada media Nutrient Agar (NA). Kontrol positif menggunakan antibiotik Ciprofloxacin dan kontrol negatif menggunakan aquadest steril. Hasil: Hasil metode dilusi cair menunjukkan seluruh konsentrasi ekstrak (20%, 40%, 60%, dan 80%) menghasilkan larutan jernih tanpa kekeruhan. Uji penegasan pada media NA memperlihatkan tidak adanya pertumbuhan koloni E. coli pada semua konsentrasi. Kesimpulan: Ekstrak biji kelor terbukti efektif menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli isolat urine pasien ISK, dengan nilai Kadar Hambat Minimum (KHM) berada pada konsentrasi 20%. Kata Kunci: Moringa oleifera, Escherichia coli, Infeksi Saluran Kemih, KHM, Dilusi Cair

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Moringa oleifera, Escherichia coli, Infeksi Saluran Kemih, KHM, Dilusi Cair
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Gregoria Cantika Lestari Lende
Date Deposited: 08 Sep 2026 08:46
Last Modified: 08 Sep 2026 08:46
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11738

Actions (login required)

View Item View Item