Asuhan Keperawatan Tn. D.U Dengan MDR-TB (Multi Drug Resistance-Tuberculosis Paru) Di Ruangan Tulip RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Arafat, Rifqi (2019) Asuhan Keperawatan Tn. D.U Dengan MDR-TB (Multi Drug Resistance-Tuberculosis Paru) Di Ruangan Tulip RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTI ARAFAT PDF.pdf
Restricted to Registered users only

Download (641kB) | Request a copy

Abstract

MDR TB adalah pasien TB yang resisten terhadap Isoniazid dan Rifampisin secara bersamaan. Dengan upaya pengendalian yang dilakukan insidens dan kematian akibat tuberculosis telah menurun, namun tuberculosis diperkirakan masih menyerang 10,4 juta orang dan menyebabkan 1,4 juta kematian pada tahun 2016. Indian, Indonesia, china merupakan negara penderita tuberculosis terbanyak yaitu berturut-turut 23%, 10%, 10% dari seluruh penderita didunia. Dampak social terhadap penyakit ini sedemikian besarnya, sehingga menimbulkan masalah kesehatan yang mendalam. Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan yang bertanggung jawab dalam menyukseskan melaksanakan program penanggulangan MDR-TB yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian dengan cara memutuskan rantai penularan, dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari memberikan asuhan keperawatan dengan menggunakan proses keperawatan. Tujuan penulisan adalah untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosa medis MDR-TB melalui pendekatan proses keperawatan. Desain penelitian adalah studi kasus yang menggunakan metode deskriptif dengan Asuhan Keperawatan yang dilakukan melalui pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi yang dilakukan selama 3 hari. Hasil Studi Kasus pada Tn. D.U ditemukan diagnose keperawatan Ketidakefektifan pola napas berhubungan dengan keletihan otot pernapasan, ketidakefektifan manajemen kesehatan berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang program terapeutik dan ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga berhubungan dengan kerumitan regimen terapeutik, Kesimpulan setelah dilakukan perawatan selama 3 hari pada ke 3 diagnosa adalah Tn. D.U tidak merasa sesak napas, batuk berlendir berkurang, sudah mampu memahami tentang pengobatannya dan istrinya Ny. F.D sudah mampu memahami tentang pengobatan yang tepat untk Tn. D.U, tindakan tersebut dapat berhasil karena pasien dan keluarga sangat kooperatif, Saran untuk pasien dan keluarga adalah agar mampu melakukan pengobatan dengan baik sehingga mempercepat penyembuhan. Kepada perawat untuk tarsus meningkatkan pelayanan terhadap pasien yang menderita MDR-TB.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Keperawatan.,MDR-TB (Multi Drug Resistance-Tuberculosis Paru).
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan
Jurusan Keperawatan
Depositing User: Mrs. Yosefina Kalasansia Watu
Date Deposited: 14 Aug 2019 23:59
Last Modified: 20 Nov 2019 13:24
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/1587

Actions (login required)

View Item View Item