Tinjauan Sanitasi Pembuatan Ikan Asin Dan Kualitas Bakteriologis Ikan Asin Di Kelurahan Oesapa Kota Kupang tahun 2013

Suluh, Debora and Danggur, Frumensia (2016) Tinjauan Sanitasi Pembuatan Ikan Asin Dan Kualitas Bakteriologis Ikan Asin Di Kelurahan Oesapa Kota Kupang tahun 2013. OEHONIS. pp. 70-77. ISSN 2528-3034

[img] Text
Sanitasi Ikan Asin.pdf

Download (3MB)

Abstract

Ikan asin adalah salah satu jenis ikan olahan yang diolah melalui proses penggaraman dan pengeringan yang bertujuan untuk memperpanjang daya simpan ikan. Dalam pengolahan ikan asin tidak semua ikan yang dihasilkan berkualitas baik. Faktor yang mempengaruhi baik buruknya kualitas ikan adalah sanitasi pengolahan ikan asin dan tingkat kesegaran ikan mentah dan intensitas cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sanitasi pembuatan ikan asin dan kualitas bakteriologis ikan asin di Kelurahan Oesapa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan menggunakan metode survey, wawancara dan uji laboratorium dengan variabel penelitiannya adalah sanitasi pembuatan ikan asin dan kualitas bakteriologis ikan asin. Pengambilan data dilakukan secara primer yaitu penilaian sanitasi pembuatan ikan asin pada 10 sampel tempat pengolahan dan pengambilan 10 sampel ikan asin dari masing-masing sampel tempat pengolahan, dan pengambilan data secara sekunder yaitu data produksi ikan dan jumlah pengelola ikan asin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada tahap pemilihan ikan segar yang termasuk dalam kriteria baik 40% dan kriteria cukup 60%, pada tahap penyimpanan ikan segar yang termasuk dalam kriteria baik 80% dan kriteria cukup 20%, pada tahap pengolahan ikan asin 100% termasuk kriteria cukup, pada tahap pengangkutan ikan asin yang termasuk dalam kriteria baik 90% dan kriteria cukup 10%, tahap penyimpanan ikan asin yang termasuk dalam kriteria baik 30% dan kriteria cukup 70%. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 10 sampel ikan asin menunjukkan bahwa 80% dinyatakan memenuhi syarat dan 20% dinyatakan tidak memenuhi syarat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan hygiene sanitasi pada 10 tempat pengolahan ikan asin yang diinspeksi belum maksimal, oleh karena itu disarankan kepada pengusaha/pengelola ikan asin agar meningkatkan penerapan hygiene sanitasi pada tempat pengolahan ikan asin, khususnya pada proses pencucian, pengeringan dan kebersihan tempat dan peralatan pengolahan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Sanitasi,tempat, ikan asin, kualitas bakteriologis
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Debora Gaudensiana Suluh
Date Deposited: 15 Jul 2020 07:52
Last Modified: 15 Jul 2020 07:52
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/2221

Actions (login required)

View Item View Item