Studi Kasus “Asuhan Keperawatan Pada Ny. A.M Dengan Fraktur Tibia Di Ruangan Cempaka Rsud Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Kase, Faldy Fridswik Lie (2021) Studi Kasus “Asuhan Keperawatan Pada Ny. A.M Dengan Fraktur Tibia Di Ruangan Cempaka Rsud Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTI FALDI KASE2020.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: Fraktur merupakan terputusnya kontuinitas tulang yang disebabkan oleh trauma. Fraktur dapat menyebabakan berbagai komplikasi yang serius jika tidak mendapat penanganan yang tepat. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang asuhan keperawatan pada pasien dengan fraktur yang meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan , implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode wawancara, observasi dan pendekatan studi kasus,yang dilakukan di ruangan Cempaka RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang. Hasil dari studi kasus ini yaitu: pada pengkajian ditemukan data subjektif Ny A.M menyatakan mengeluh nyri pada kaki kanan, Data obyektif: wajah Ny.A.M tampak meringis kesakitan, skala nyeri 7(nyrri berat), Ny. A.M sering merasa sakit, TD:130/80mmHg, suhu, 36,2⸰C, nadi 82x/menit, pernapasan 22x/menit. Keluhan lainnya yaitu keluhan yang menyertai adalah pasien menyatakan susah tidur, mudah terbangun saat tidur hanya hanya 2 jam. Pasien menyatakan merasa takut dan truma dengan masalah yang terjadi. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu:1) Nyeri akut b.d angen cedera fisik 2) Hambatan mibilitas fisik b.d gangguan musculoskeletal 3) kerusakan intergritas kulit b.d factor mekanik. Intervensi (NIC): Manajemen nyeri :1) lakukan pengkajian nyeri secara komperhensif PQRST. 2) observasi petunjuk non verbal dari ketidaknyamanan. 3) obsevasi TTV: (TD, S, N, dan RR) 4) ajarkan pasien tentang penggunaan teknik non farmakologi seperti relaksasi (napas dalam) untuk mengurangi nyeri. 5) kolaborasi pemberian obat anti nyeri ketarolak 30 mg/IV. implementasi disesuakan dengan intervensi yang telah ditetapkan. Evalusi untuk diagnosa keperawatan nyeri akut b.d agen cedera fisik ditemukan data bahwa klien dapat mengidentifikasi penyebab nyeri yaitu karena ada masalah di bagian kaki kanan, nyeri klien berkurang dan klien mampu melakukan tindakan untuk mengurangi nyeri dan dengan obat analgetik, skala nyeri 3 (nyeri ringan) dari rentang 1-10, masalah teratasi sebagian dan intervensi dialnjutkan oleh perawat ruangan. Evalusi untuk diagnosa keperawatan hambatan mobilitas fisik b.d gangguan muskuloskeletal ditemukan data untuk kekuatan otot kaki yang mengalami gangguan skala kekuatan otot 3, masalah belum teratasi dan intervensi dilanjutkan oleh perawat ruangan. Evalusi untuk diagnosa keperawatan kerusakan integritas kulit b.d faktor mekanik ditemukan data tidak ada tanda-tanda infeksi, masalah teratasi sebagian dan intervensi dialnjutkan oleh perawat ruangan. Rekomendasi: Asuhan keperawtan pada pasien fraktur merupakan hal yang penting diperhatikan perawat perlu memeningkatkan pelayanan keperawatan dengan memberikan edukasi kepada pasien dengan masalah fraktur sehingga komplikasi fraktur dapat diminimalkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan keperawatan fraktur
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan
Jurusan Keperawatan
Depositing User: Mrs. Yosefina Kalasansia Watu
Date Deposited: 25 Mar 2021 07:03
Last Modified: 22 Apr 2021 01:56
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/2787

Actions (login required)

View Item View Item