Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Penghasil Extended Spectrum Beta – Lactamase (Esbl) Di Ruang Nicu Rumah Sakit Umum Naibonat Tahun 2019

Allung, Cindur Marianse (2019) Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Penghasil Extended Spectrum Beta – Lactamase (Esbl) Di Ruang Nicu Rumah Sakit Umum Naibonat Tahun 2019. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
Karya Tulis Ilmiah Cindur M Allung.pdf

Download (1MB)

Abstract

Enzim extended spectrum ß – lactamase (ESBL) merupakan salah satu enzim yang dihasilkan oleh bakteri Gram negatif yang dilaporkan telah resisten terhadap antibiotik penicillin, cephalosporin generasi I, II, III dan aztreonam (kecuali cephamcyn dan carbapenem). Hidrolisis antibiotik beta laktam oleh beta laktamase adalah mekanisme yang paling sering mendasari terjadinya resistensi terhadap antibiotik golongan beta laktam pada bakteri gram negatif yang penting secara klinis. ESBL dimediasi oleh plasmid yang banyak ditemukan pada famili Enterobacteriaceace termasuk kelompok bakteri Escherichia coli. Kemampuan penghasil ESBL menghidrolisis antibiotik ß – laktam secara luas disebabkan adanya sejumlah mutase menyebabkan sulitnya pengobatan karena pilihan antibiotik menjadi terbatas.Penelitian tentang bakteri Escherichia coli penghasil ESBL di ruang NICU RSU Naibonat bertujuan untuk mengidentifikasi adanya bakteri Escherichia coli penghasil ESBL dengan metode difusi cakram dan memiliki manfaat sebagai sumber informasi bagi managemen RSU Naibonat tentang adanya bakteri Escherichia coli penghasil ESBL dan HAIs ESBL. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desai cross sectional. Sampel penelitian ini adalah hasil swab pada beberapa fasilitas yang digunakan di ruang NICU dengan mengunakan Teknik accidental sampling kemudian dilakukan uji kultur, pewarnaan Gram dan uji biokimia namun tidak dilanjutkan ke metode difusi cakram (Kirby Bauer) karena bakteri tersebut bukan merupakan bakteri Escherichia coli.Hasil penelitian ini menunjukan dari 12 sampel uji yang diidentifikasi yaitu pada 12 sampel swab, menunjukan bahwa tidak ada bakteri Escherichia coli yang diidentifikasi dan tumbuh pada media yang digunakan. Berdasarkan hasil uji biokimia tidak diperoleh pertumbuhan bakteri yang menunjukan pertumbuhan bakteri Escherichia coli namun diperoleh bakteri Gram negatif lainnya yaitu Klebsiella sp yang dilihat dari hasil isolasi pada media uji biokimia dan dicocokkan dengan ciri pertumbuhan bakteri Klebsiella sp, sehingga penelitian hanya berhenti sampai pada tahap uji biokimia dan tidak dilanjutkan pada tahap metode difusi cakram dan metode DDST.Pada ruang NICU Rumah Sakit Umum Naibonat tidak ditemukan adanya bakteri Escherichia coli yang memproduksi ESBL

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: ESBL, Escherichia coli, NICU
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan
Depositing User: Mrs. Ansi Watu
Date Deposited: 01 Jul 2019 10:14
Last Modified: 01 Jul 2019 10:15
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/414

Actions (login required)

View Item View Item