IMPLEMENTASI MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN MASALAH GANGGUAN INTEGRITAS KULIT DI RUANGAN KEMUNING RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UMBU RARA MEHA

PO5303203221270, Bryan Defrats Umbu Keba (2025) IMPLEMENTASI MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN MASALAH GANGGUAN INTEGRITAS KULIT DI RUANGAN KEMUNING RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UMBU RARA MEHA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER Brian.pdf

Download (829kB)
[img] Text
bab 1 brian.pdf

Download (274kB)
[img] Text
BAB 2 BRIAN.pdf

Download (447kB)
[img] Text
BAB 3 BRIAN.pdf

Download (294kB)
[img] Text
BAB 4 BRIAN.pdf

Download (500kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (168kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (232kB)
[img] Text
LAMPIRAN BRIAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang Program Studi D-III Keperawatan Waingapu Tahun 2025 Bryan Defrats Umbu Keba “Implementasi Mobilisasi Dini pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea dengan Masalah Gangguan Integritas Kulit” xvii + 101 halaman + 3 tabel + 7 lampiran Latar Belakang: Sectio caesarea merupakan tindakan bedah mayor dengan sayatan pada dinding perut dan rahim, yang berisiko menimbulkan gangguan integritas kulit dan infeksi luka operasi. Salah satu upaya keperawatan untuk mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah komplikasi adalah dengan mobilisasi dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi mobilisasi dini pada pasien post operasi sectio caesarea yang mengalami gangguan integritas kulit. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah satu pasien post operasi sectio caesarea tanpa komplikasi yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi keperawatan. Hasil: Setelah intervensi keperawatan selama 3×24 jam, terjadi perbaikan pada kondisi luka operasi pasien. Ditemukan peningkatan elastisitas kulit, penurunan nyeri dan kemerahan, serta tidak tampak tanda-tanda infeksi. Intervensi mobilisasi dini terbukti efektif mempercepat penyembuhan luka dengan memperbaiki sirkulasi dan mengurangi risiko komplikasi. Kesimpulan: Implementasi mobilisasi dini pada pasien post operasi sectio caesarea dengan gangguan integritas kulit berkontribusi signifikan dalam mempercepat proses penyembuhan luka serta meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan post operasi. Saran : Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya perawat, dapat lebih mengoptimalkan penerapan mobilisasi dini pada pasien post operasi sectio caesarea untuk mempercepat penyembuhan luka dan mencegah komplikasi. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dianjurkan agar efektivitas mobilisasi dini dapat dibuktikan secara lebih luas dan generalisasi hasil menjadi lebih kuat. Selain itu, pasien dan keluarga perlu diberikan edukasi berkesinambungan mengenai pentingnya mobilisasi dini sebagai bagian dari perawatan mandiri pasca operasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sectio caesarea, mobilisasi dini, gangguan integritas kulit
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Prodi Keperawatan Waingapu
Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu
Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu
Depositing User: Ms Bryan Defrats Umbu Keba
Date Deposited: 26 Sep 2025 03:39
Last Modified: 26 Sep 2025 03:39
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9114

Actions (login required)

View Item View Item