Asuhan Keperawatan Pada NY. M.A Dengan Gangguan Kebutuhan Hipovolemia Akibat Hiperemesis Gravidarum Di Ruangan Flamboyan RSUP DR. Ben Mboi Kota Kupang

Hermina Tapatab, PO5303201230748 (2026) Asuhan Keperawatan Pada NY. M.A Dengan Gangguan Kebutuhan Hipovolemia Akibat Hiperemesis Gravidarum Di Ruangan Flamboyan RSUP DR. Ben Mboi Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER KTA ERNA 4.pdf

Download (530kB)
[img] Text
BAB I KTA ERNA.pdf

Download (15kB)
[img] Text
BAB II KTA ERNA.pdf

Download (326kB)
[img] Text
BAB III KTA ERNA.pdf

Download (195kB)
[img] Text
BAB IV KTA ERNA.pdf

Download (11kB)
[img] Text
DAPUS LAMPIRAN KTA ERNA 4.pdf

Download (658kB)

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan salah satu komplikasi pada masa kehamilan yang ditandai dengan mual dan muntah secara berlebihan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit, serta penurunan status nutrisi pada ibu hamil. Keadaan ini juga berpotensi menimbulkan gangguan keseimbangan cairan berupa hipovolemia yang dapat mempengaruhi perfusi jaringan dan fungsi organ tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan cairan berupa hipovolemia akibat hiperemesis gravidarum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi tahap pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan tindakan, implementasi, serta evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Ny. M.A yang dirawat di Ruang Flamboyan RSUP Dr. Ben Mboi Kota Kupang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, serta pemeriksaan fisik terhadap pasien. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami keluhan mual dan muntah yang berlebihan, kondisi tubuh lemah, penurunan nafsu makan, serta terdapat tanda-tanda dehidrasi. Diagnosis keperawatan utama yang ditegakkan adalah hipovolemia yang berkaitan dengan kurangnya asupan cairan akibat muntah yang berulang. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi pemantauan tanda-tanda vital, pengawasan keseimbangan cairan melalui pencatatan intake dan output, pemberian cairan secara oral maupun intravena, edukasi mengenai peningkatan asupan cairan, serta kolaborasi dengan tenaga medis dalam pemberian terapi. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 × 24 jam, kondisi pasien menunjukkan adanya perbaikan yang ditandai dengan stabilnya tekanan darah, perbaikan frekuensi nadi, peningkatan jumlah urin yang dikeluarkan, serta membaiknya status keseimbangan cairan tubuh. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa asuhan keperawatan yang dilakukan secara komprehensif dan berkesinambungan efektif dalam mengatasi masalah hipovolemia pada pasien dengan hiperemesis gravidarum serta membantu mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: hiperemesis gravidarum, hipovolemia, asuhan keperawatan, kebutuhan cairan.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Hermina Tapatab
Date Deposited: 13 May 2026 05:50
Last Modified: 13 May 2026 05:50
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9905

Actions (login required)

View Item View Item