Asuhan keperawatan pada Tn. A Dengan diagnosa medis Stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik di ruangan Kelimutu RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang

Maria Advensia Seran, PO5303201230783 (2026) Asuhan keperawatan pada Tn. A Dengan diagnosa medis Stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik di ruangan Kelimutu RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekes.

[img] Text
COVER KTA VENSI.pdf

Download (510kB)
[img] Text
BAB I KTA VENSI.pdf

Download (134kB)
[img] Text
BAB II KTA VENSI.pdf

Download (355kB)
[img] Text
BAB III KTA VENSI.pdf

Download (587kB)
[img] Text
BAB IV KTA VENSI.pdf

Download (18kB)
[img] Text
DAPUS VS.pdf

Download (897kB)

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan gangguan fungsi neurologis akibat sumbatan pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan kecacatan jangka panjang, salah satunya berupa gangguan mobilitas fisik. Gangguan ini berdampak pada penurunan kemampuan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup pasien, sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik di Ruangan Kelimutu RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien yaitu Tn. A, laki-laki berusia 41 tahun, dengan diagnosis medis stroke non hemoragik. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah dokumentasi medis. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami kelemahan ekstremitas kiri, sulit menggerakkan tangan dan kaki kiri, disertai rasa keram dan kesemutan. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskuler, serta diagnosis pendukung lainnya yaitu risiko perfusi jaringan serebral tidak efektif dan risiko infeksi. Intervensi keperawatan difokuskan pada dukungan mobilisasi, pemantauan toleransi aktivitas, latihan pergerakan ekstremitas, pemantauan tanda-tanda vital, serta edukasi kepada pasien dan keluarga. Implementasi dilakukan sesuai standar intervensi keperawatan dan melibatkan keluarga secara aktif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan keluhan sulit menggerakkan ekstremitas, berkurangnya rasa keram dan kesemutan, serta peningkatan kemampuan mobilisasi pasien secara bertahap. Kesimpulan dari laporan kasus ini menunjukkan bahwa asuhan keperawatan yang terencana, sistematis, dan berkesinambungan efektif dalam membantu mengatasi gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik serta berperan penting dalam meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Stroke Non Hemoragik, Gangguan Mobilitas Fisik, Asuhan Keperawatan, Dukungan Mobilisasi.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Maria Advensia Seran
Date Deposited: 13 May 2026 06:04
Last Modified: 13 May 2026 06:04
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9940

Actions (login required)

View Item View Item