Asuhan Keperawatan Pada An. C. A Dengan Rhinofaringitis Akut (RFA) dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi: Bersihan jalan napas tidak efektif di ruang kenanga RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Sarlina Luma, PO5303201230805 (2026) Asuhan Keperawatan Pada An. C. A Dengan Rhinofaringitis Akut (RFA) dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi: Bersihan jalan napas tidak efektif di ruang kenanga RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
Cover Sarlin 1-19 fixxxx.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 1_sarlin.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2_Sarlin.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3_Sarlin.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (558kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4_Sarlin.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka fixx.pdf

Download (190kB)
[img] Text
Lampira_Sarlin.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pasien dengan rhinofaringitis akut (RFA) seringkali mengalami situasi krisis akibat peradangan pada hidung dan tenggorokan yang menimbulkan berbagai ketidaknyamanan fisik. Banyak pasien terutama anak-anak, mengalami masalah pernapasan akibat penumpukan sekret yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada kondisi rhinofaringitis akut dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel pada laporan kasus ini berjumlah satu pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil pengkajian menunjukan pasien batuk berdahak, sputum berlebihan, terdengar suara napas tambahan (ronchi) pada lobus paru kanan atas, ada retraksi dinding dada dan frekuensi pernapasan 52x/menit. Diagnosa keperawatan yang dirumuskan adalah bersihan jalan napas yang tidak efektif berhubungan dengan sekresi yang tertahan dibuktikan dengan batuk berdahak, sputum berlebihan, terdengar suara napas tambahan (ronchi) pada lobus paru kanan atas dan dispnea. Intervensi keperawatan fokus pada manajemen jalan napas. Implementasi yang diberikan pada An.C.A adalah memonitor frekuensi pernapasan, memonitor suara napas tambahan (ronchi) pada lobus paru kanan atas, melakukan pemasangan 02 nacal canul 1 lpm dan pemberian mukolitik atau ekspektoran serta pemberian terapi uap nebuliser dengan ventolin 0,25 ml dan NaCl 2,25 ml. Hasil evaluasi yang didapatkan menunjukkan keluhan batuk berdahak berkurang, produksi sputum menurun, bunyi ronchi pada lobus paru kanan atas menghilang, dan pola napas membaik. Assesment: masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif teratasi. Planning: Semua intervensi dihentikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Keperawatan, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Rhinofaringitis Akut
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Sarlina Luma
Date Deposited: 05 May 2026 08:11
Last Modified: 05 May 2026 08:11
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9960

Actions (login required)

View Item View Item