Maria Oktaviani Tija Ndarung, PO5303201230787 (2026) Asuhan keperawatan pada Tn. R dengan Diagnosa Osteosarcoma Di Ruang kelimutu RSUD Prof Dr.w.z Johannes kupang. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Kupang.
|
Text
cover viani 1 FIX h2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 VIANI h2...pdf Download (203kB) |
|
|
Text
BAB II VIANI.pdf Restricted to Registered users only Download (547kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III Viani.pdf Restricted to Registered users only Download (792kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV Viani.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) | Request a copy |
|
|
Text
daftar pustakan dan lampiran h3.pdf Download (905kB) |
Abstract
Osteosarkoma merupakan kanker tulang primer yang bersifat ganas dan paling sering menyerang anak-anak serta remaja. Penyakit ini memerlukan penatalaksanaan kompleks yang melibatkan terapi multimodal seperti kemoterapi, pembedahan, dan radioterapi. Perkembangan terapi modern telah meningkatkan angka kelangsungan hidup pasien, namun diikuti dengan munculnya late effects dan long-term effects yang berdampak pada kualitas hidup jangka panjang, meliputi keterbatasan fungsional, kelelahan kronis, gangguan kardiovaskular, gangguan reproduksi, serta masalah psikososial seperti kecemasan dan depresi. Osteosarkoma berasal dari sel osteoblast yang mengalami transformasi ganas dan menghasilkan osteoid abnormal, dengan lokasi tersering pada tulang panjang. Manifestasi klinis utama meliputi nyeri tulang progresif, pembengkakan, keterbatasan gerak, penurunan berat badan, serta gejala metastasis terutama ke paru-paru. Pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, CT-scan, MRI, PET-CT, dan biopsi histopatologi berperan penting dalam penegakan diagnosis, penentuan stadium, serta evaluasi respons terapi. Penatalaksanaan osteosarkoma meliputi prosedur pembedahan (limb salvage surgery atau amputasi), kemoterapi adjuvan dan neoadjuvan, serta radioterapi sebagai terapi tambahan atau paliatif. Selain itu, manajemen nyeri multimodal menjadi aspek penting dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien Oleh karena itu, pendekatan follow-up multidisipliner yang melibatkan bidang onkologi, ortopedi, rehabilitasi, keperawatan, dan psikologi sangat diperlukan untuk mengoptimalkan fungsi fisik, adaptasi psikososial, serta kualitas hidup pasien osteosarkoma pada fase survivorship.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | osteosarkoma, kanker tulang |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Jurusan Keperawatan |
| Depositing User: | Maria Oktaviani Tija Ndarung |
| Date Deposited: | 26 May 2026 06:46 |
| Last Modified: | 26 May 2026 06:46 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10149 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric