Pretty Rambu Padu Lemba, PO5303330230103 (2026) Hubungan kondisi fisik rumah dengan suspek TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oepoi Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
cover pretty fiks 1.pdf Download (609kB) |
|
|
Text
BAB I PRETTY 2.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
BAB II PRETTY 3.pdf Download (298kB) |
|
|
Text
BAB III PRETTY.pdf Download (349kB) |
|
|
Text
BAB IV PRETTY 5.pdf Download (467kB) |
|
|
Text
BAB V PRETTY 6.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA PRETTY.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN PRETTY 7.pdf Download (2MB) |
Abstract
Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi fisik rumah yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dapat meningkatkan risiko penularan TB paru, terutama melalui faktor pencahayaan, ventilasi, suhu, kelembaban, dan kepadatan hunian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hubungan kondisi fisik rumah dengan suspek TB paru di wilayah kerja Puskesmas Oepoi Tahun 2026. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional, variable-variabelnya adalah kondisi lantai, kondisi dinding, luas ventilasi, kepadatan hunian, pencahayaan, suhu kelembaban. Populasi 750 rumah, dan sampelnya berjumlah 88 yang diambil menggunakan teknik cluster sampling secara proporsional yang disajikan dalam bentuk tabel silang/crosstab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kondisi lantai (91%) memenuhi syarat, (9%) tidak memenuhi syarat, kondisi dinding(90%) memenuhi syarat,(10%) tidak memenuhi syarat, luas ventilasi(100%) memenuhi syarat, kepadatan hunian (92%) memenuhi syarat, (8%) tidak memenuhi syarat dan variabel pencahayaan (39%) memenuhi syarat, (61%) tidak memenuhi syarat, suhu(74%) memenuhi syarat, (26%) tidak memenuhi syarat, kelembaban (59%) memenuhi syarat, (41%) tidak memenuhi syarat dan (11%) suspek TB Paru, (89%) tidak suspek TB Paru Disimpulkan bahwa kondisi fisik rumah yaitu lantai, dinding, luas ventilasi, kepadatan hunian dan suhu memenuhi syarat sedangkan faktor fisik lain yaitu pencahayaan, dan kelembaban tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu disarankan kepada masyarakat untuk rutin membuka jendela, serta menebang pohon yang rindang agar sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | TB Paru, kondisi lantai, dinding, luas ventilasi, kepadatan hunian, pencahayaan, suhu, kelembaban. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Pretty Rambu Padu Lemba |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 05:47 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 05:47 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10257 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric