Gambaran Kondisi Fisik Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Naibonat Tahun 2026

Theresia Barek Tapaona Manuk, PO5303330230155 (2026) Gambaran Kondisi Fisik Sumur Gali Di Wilayah Kerja Puskesmas Naibonat Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER TA ONA MANUK.pdf

Download (631kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (184kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (368kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (266kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB) | Request a copy
[img] Text
BABA V.pdf

Download (156kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA MANUK.pdf

Download (141kB)
[img] Text
LAMPIRAN ONA MANUK.pdf

Download (1MB)

Abstract

Sumur gali merupakan salah satu sarana penyediaan air bersih yang banyak digunakan masyarakat dan memanfaatkan air tanah hasil infiltrasi air hujan sehingga rentan terhadap pencemaran. Di wilayah kerja Puskesmas Naibonat terdapat 296 sumur gali. Hasil observasi awal pada 33 sumur gali menunjukkan masih terdapat sumur yang kondisi fisiknya belum memenuhi syarat kesehatan. Selain itu, pada tahun 2025 tercatat 158 kasus diare yang berkaitan dengan penggunaan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi fisik sumur gali di wilayah kerja Puskesmas Naibonat. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan variabel meliputi jarak sumber pencemar, bibir sumur, dinding sumur, letak ember dan tali timba, lantai sumur, saluran pembuangan air limbah (SPAL), dan tingkat risiko pencemaran. Populasi penelitian berjumlah 296 sumur gali dengan sampel sebanyak 33 sumur gali di wilayah kerja Puskesmas Naibonat. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan formulir checklist inspeksi sanitasi sumur gali dan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil penelitian dengan teori atau kajian pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20 (61%) sumur gali memenuhi syarat jarak sumber pencemar, 17 (52%) memenuhi syarat kondisi bibir sumur, 12 (36%) memenuhi syarat kondisi dinding sumur, 23 (70%) memenuhi syarat letak ember dan tali timba, 14 (42%) memenuhi syarat kondisi lantai sumur, dan 15 (45%) memenuhi syarat kondisi SPAL. Tingkat risiko pencemaran sumur gali menunjukkan 10 (30%) sumur berisiko tinggi, 19 (58%) berisiko sedang, dan 4 (12%) berisiko rendah. Disimpulkan bahwa sebagian besar sumur gali di Wilayah Kerja Puskesmas Naibonat masih memiliki beberapa komponen fisik yang belum memenuhi syarat kesehatan, terutama pada kondisi dinding sumur, lantai sumur, dan SPAL. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan konstruksi sumur serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam pemeliharaan sarana air bersih untuk mencegah terjadinya pencemaran air sumur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: sumur gali, kondisi fisik
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Theresia Barek Tapaona Manuk
Date Deposited: 08 Jul 2026 03:55
Last Modified: 08 Jul 2026 03:55
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10313

Actions (login required)

View Item View Item