Leony Saduk, PO5303330230185 (2026) Studi kondisi fisik rumah dengan kejadian penyakit ISPA di desa supun kecamatan biboki selatan tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
coverrrr.pdf Download (452kB) |
|
|
Text
Bab i.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
Bab ii.pdf Download (382kB) |
|
|
Text
Bab iii.pdf Download (161kB) |
|
|
Text
Bab iv.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
Bab v.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKAAAA.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat dan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan rumah. Kondisi fisik rumah seperti ventilasi, kepadatan hunian, kondisi lantai, dan kondisi dinding rumah dapat memengaruhi kualitas udara di dalam rumah sehingga berisiko menyebabkan ISPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik rumah dengan kejadian penyakit ISPA di Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan Tahun 2026. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini meliputi ventilasi rumah, kepadatan hunian, kondisi lantai rumah, dan kondisi dinding rumah. Populasi penelitian sebanyak 372 rumah dengan jumlah sampel sebanyak 79 rumah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan observasi langsung menggunakan checklist. Kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh rumah responden memiliki ventilasi yang memenuhi syarat 79 rumah (100%, kepadatan hunian yang memenuhi syarat sebanyak 56 rumah (70,90%), kondisi lantai rumah yang memenuhi syarat sebanyak 51 rumah 64,60%), kondisi dinding rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 41 rumah (51,90%), dan sebagian besar responden tidak mengelami ISPA yaitu sebanyak 72 responden (91,14%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik rumah umumnya telah memenuhi syarat kesehatan pada aspek ventilasi, kepadatan hunian, dan kondisi lantai, sedangkan kondisi dinding rumah masih banyak yang belum memenuhi syarat. Kejadian ISPA ditemukan pada 7 responden (8,86%), sehingga masih diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas kondisi fisik rumah. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk menjaga kebersihan rumah, memperbaiki kondisi fisik rumah yang belum memenuhi syarat, serta mempertahankan kondisi rumah yang sudah memenuhi syarat kesehatan guna mengurangi risiko terjadinya ISPA.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ISPA, kondisi fisik rumah, ventilasi, Biboki. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Leony Saduk |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:37 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:37 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10361 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric