Tingkat Risiko Pencemaran Sumur Gali dan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit Kulit di Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan Tahun 2026

Jefpri Alvons Mau, PO5303330230088 (2026) Tingkat Risiko Pencemaran Sumur Gali dan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit Kulit di Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER .pdf

Download (745kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (397kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (230kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (610kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (177kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA..pdf

Download (135kB)
[img] Text
LAMPIRAN .pdf

Download (1MB)

Abstract

Air merupakan sumber daya penting bagi kehidupan, namun akses air bersih yang memenuhi syarat kesehatan masih menjadi masalah di daerah pedesaan. Di Desa Supun, sebagian besar masyarakat menggunakan sumur gali sebagai sumber air utama. Kondisi beberapa sumur yang tidak memenuhi standar kesehatan, seperti lantai yang tidak kedap air dan bibir sumur yang tidak terlindungi, berpotensi menyebabkan pencemaran dan memicu penyakit kulit. Pada tahun 2025 tercatat 18 kasus penyakit kulit di Desa Supun. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat risiko pencemaran sumur gali melalui inspeksi sanitasi serta tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit kulit. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif di Desa Supun, Kecamatan Biboki Selatan tahun 2026. Sampel penelitian berjumlah 37 pemilik sumur gali dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan checklist inspeksi sanitasi sumur gali dan wawancara menggunakan kuesioner pengetahuan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 sumur (51%) termasuk risiko rendah, 14 sumur (38%) risiko sedang, dan 4 sumur (11%) risiko tinggi. Faktor risiko utama yaitu lantai sumur yang retak dan jarak sumur dengan SPAL kurang dari 10 meter. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit kulit tergolong baik, yaitu 31 responden (84%) kategori baik dan 6 responden (16%) kategori cukup. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan masyarakat sudah baik, masih terdapat risiko pencemaran pada sumur gali yang perlu diperhatikan. Masyarakat disarankan memperbaiki konstruksi sumur agar memenuhi syarat kesehatan, sedangkan petugas kesehatan diharapkan rutin melakukan pemantauan dan penyuluhan terkait sumur gali sehat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sumur Gali, Risiko Pencemaran, Pengetahuan, Penyakit Kulit
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Jefpri Alvons Mau
Date Deposited: 16 Jul 2026 03:56
Last Modified: 16 Jul 2026 03:56
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10446

Actions (login required)

View Item View Item