Desi Bahana Maggi, PO5303330230171 (2026) Kondisi lingkungan fisik rumah dan kebiasaan merokok di RT.002/RW.001 kelurahan sikumana kecamatan maulafa. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER.pdf Download (648kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA Desi.pdf Download (139kB) |
|
|
Text
LAMIRANNN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan fisik rumah dan perilaku penghuni. Puskesmas sikumana pada tahun 2024 tercatat kejadian penyakit ISPA sebanyak 1.265 kasus. Tingginya angka kejadian ISPA di wilayah kerja Puskesmas Sikumana diduga berkaitan erat dengan kondisi lingkungan fisik rumah penduduk setempat. Kondisi rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, seperti jenis lantai, ventilasi, kepadatan hunian, serta kebiasaan merokok di dalam rumah, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pernapasan. Puskesmas sikumana pada tahun 2024 tercatat kejadian penyakit ISPA sebanyak 1.265 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi lingkungan fisik rumah dan kebiasaan merokok di RT 002/RW 001 Kelurahan Sikumana Kecamatan Maulafa Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 64 rumah dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar checklist dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis lantai rumah yang memenuhi syarat sebanyak 63 rumah (98,43%) dan tidak memenuhi syarat 1 rumah (1,56%). Luas ventilasi yang memenuhi syarat sebanyak 63 rumah (98,43%) dan tidak memenuhi syarat 1 rumah (1,56%). Kepadatan hunian yang memenuhi syarat sebanyak 58 rumah (90,62%) dan tidak memenuhi syarat 6 rumah (9,37%). Kebiasaan merokok di dalam rumah masih tinggi, yaitu sebanyak 50 rumah (78,12%) tidak memenuhi syarat, sedangkan hanya 14 rumah (21,87%) yang memenuhi syarat. Disimpulkan bahwa kondisi fisik rumah di wilayah penelitian umumnya telah memenuhi syarat kesehatan, namun kebiasaan merokok di dalam rumah masih menjadi permasalahan utama yang perlu mendapat perhatian sebagai upaya pencegahan gangguan kesehatan pernapasan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kondisi Lantai, Ventilasi, Kepadatan Hunian, Kebiasaan Merokok, Lingkungan Fisik Rumah |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Desi Bahana Maggi |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 09:15 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 09:15 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10577 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric