Gambaran Tingkat Kejadian Karies Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting DI Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa

Putri Kelmis, PO5303204230239 (2026) Gambaran Tingkat Kejadian Karies Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting DI Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER PUTRI.pdf

Download (364kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA KELMIS.pdf

Download (203kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak terjadi pada anak. Anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih tinggi terhadap terjadinya karies gigi akibat gangguan pertumbuhan jaringan keras gigi, penurunan aliran saliva, serta rendahnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Selain itu, faktor perilaku, pola makan, dan kebersihan gigi dan mulut juga berperan dalam meningkatkan kejadian karies. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kejadian karies pada anak stunting dan tidak stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kejadian karies pada anak stunting dan tidak stunting di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 4–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Oesapa sebanyak 553 anak. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan langsung menggunakan indeks def-t untuk menilai tingkat keparahan karies gigi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kejadian karies pada anak stunting sebagian besar berada pada kategori sedang dan sangat tinggi, sedangkan pada anak tidak stunting sebagian besar berada pada kategori sangat rendah dan rendah. Hal ini menunjukkan bahwa anak stunting memiliki tingkat kejadian karies yang lebih tinggi dibandingkan anak tidak stunting. Kesimpulan: Gambaran tingkat kejadian karies pada anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Oesapa lebih tinggi dibandingkan anak tidak stunting. Kondisi ini menunjukkan bahwa status gizi berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut anak, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko karies pada anak, terutama pada anak stunting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Stunting, Karies Gigi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi
Depositing User: Putri Kelmis
Date Deposited: 24 Jul 2026 02:57
Last Modified: 24 Jul 2026 02:57
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10593

Actions (login required)

View Item View Item