Penerapan Inhalasi Sederhana Menggunakan Minyak Kayu Putih Untuk Meningkatkan Bersihan Jalan Napas Pada Anak Usia Prasekolah Dengan ISPA di Puskesmas Oesapa

Yosephalina Rindya Nahak Bria, PO5303211251683 (2026) Penerapan Inhalasi Sederhana Menggunakan Minyak Kayu Putih Untuk Meningkatkan Bersihan Jalan Napas Pada Anak Usia Prasekolah Dengan ISPA di Puskesmas Oesapa. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER_RINDY.pdf

Download (673kB)
[img] Text
BAB 1 PENDAHULUAN_RINDY.pdf

Download (238kB)
[img] Text
BAB 2 TINJAUAN TEORI_RINDY.pdf

Download (550kB)
[img] Text
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN_RINDY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4 GAMBARAN KASUS DAN PEMBAHASAN_RINDY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 PENUTUP_RINDY.pdf

Download (193kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA_RINDY.pdf

Download (259kB)
[img] Text
LAMPIRAN_RINDY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering dialami anak usia prasekolah dan masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan bersihan jalan napas akibat penumpukan sekret sehingga anak mengalami batuk, sesak napas, serta peningkatan frekuensi pernapasan. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk membantu mengencerkan sekret dan melancarkan jalan napas adalah inhalasi sederhana menggunakan minyak kayu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan inhalasi sederhana menggunakan minyak kayu putih dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada anak usia prasekolah dengan ISPA di Puskesmas Oesapa. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap dua anak usia prasekolah yang mengalami ISPA dengan diagnosis keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut melalui pemberian inhalasi sederhana menggunakan minyak kayu putih selama 10–15 menit. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua, observasi, pemeriksaan fisik, serta penilaian menggunakan lembar observasi berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi bersihan jalan napas pada kedua partisipan setelah diberikan intervensi. Perbaikan tersebut ditandai dengan frekuensi pernapasan yang kembali mendekati normal sesuai usia, sesak napas berkurang, batuk menjadi lebih efektif, produksi sputum menurun, serta bunyi napas tambahan (ronki) semakin berkurang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa inhalasi sederhana menggunakan minyak kayu putih mampu meningkatkan bersihan jalan napas pada anak usia prasekolah dengan ISPA. Terapi ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mudah, aman, ekonomis, dan dapat diterapkan oleh orang tua sebagai terapi pendamping dalam perawatan anak di rumah.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: ISPA, anak usia prasekolah, bersihan jalan napas, inhalasi sederhana, minyak kayu putih.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Jurusan Keperawatan
Jurusan Keperawatan
Depositing User: mrs Rhindy Nahak
Date Deposited: 30 Jul 2026 08:37
Last Modified: 30 Jul 2026 08:53
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10735

Actions (login required)

View Item View Item