Pengaruh Edukasi Berbasis Interaksi Perawat Pasien Terhadap Kemampuan Self Care Pasien Chronic Kidney Disease (Ckd) Yang Menjalani Hemodialisa Dalam Mengontrol Diet Dan Cairan Di RSUD Bajawa

Rini Pertiwiningsih, PO5303209251541 (2026) Pengaruh Edukasi Berbasis Interaksi Perawat Pasien Terhadap Kemampuan Self Care Pasien Chronic Kidney Disease (Ckd) Yang Menjalani Hemodialisa Dalam Mengontrol Diet Dan Cairan Di RSUD Bajawa. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER.pdf

Download (819kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (379kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (673kB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (501kB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (507kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (352kB)
[img] Text
RINI PERTIWININGSIH DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (485kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Ginjal Kronik (Chronic Kidney Disease/CKD) merupakan penyakit yang memerlukan terapi hemodialisa secara rutin. Pasien yang menjalani hemodialisa dituntut memiliki kemampuan self care yang baik, terutama dalam mengontrol diet dan cairan untuk mencegah komplikasi. Namun, kemampuan self care pasien sering kali masih belum optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah melalui edukasi berbasis interaksi perawat pasien. Tujuan Penelitian : Menganalisis pengaruh edukasi berbasis interaksi perawat–pasien terhadap kemampuan self care pasien CKD yang menjalani hemodialisa dalam mengontrol diet dan cairan di RSUD Bajawa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Penelitian dilaksanakan di RSUD Bajawa tanggal 7 Mei-7 Juni 2026. Sampel penelitian berjumlah 34 responden yang terdiri dari 17 responden kelompok intervensi dan 17 responden kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemampuan self care dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil Penelitian:. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,001 pada kelompok intervensi dan p-value = 0,157 pada kelompok kontrol. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p-value = 0,010 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Kesimpulan: Edukasi berbasis interaksi perawat–pasien berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan self care pasien CKD yang menjalani hemodialisa dalam mengontrol diet dan cairan di RSUD Bajawa.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: CKD, Hemodialisa, Edukasi, Interaksi Perawat–Pasien, Self Care.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan
Jurusan Keperawatan
Depositing User: mrs Rini Pertiwiningsih
Date Deposited: 03 Aug 2026 04:15
Last Modified: 03 Aug 2026 04:15
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10762

Actions (login required)

View Item View Item