Penerapan Kepatuhan Intervensi Kepatuhan Intervensi Kombinasi Sikap Semi Fowler dan Batuk Efektif pada pasien Gangguan Jalan Napas dengan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa

Lidia Agustina Tokan, PO5303211251641 (2026) Penerapan Kepatuhan Intervensi Kepatuhan Intervensi Kombinasi Sikap Semi Fowler dan Batuk Efektif pada pasien Gangguan Jalan Napas dengan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER_LIDIA TOKAN.pdf

Download (753kB)
[img] Text
BAB 1_LIDIA TOKAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2_LIDIA TOKAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3_LIDIA TOKAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4_LIDIA TOKAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5_LIDIA TOKAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA_LIDIA TOKAN.pdf

Download (190kB)
[img] Text
LAMPIRAN_LIDIA TOKAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) paru merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Gangguan bersihan jalan napas akibat akumulasi sekret dapat diatasi melalui kombinasi sikap semi fowler dan teknik batuk efektif. Tujuan: Menerapkan intervensi kombinasi sikap semi fowler dan teknik batuk efektif pada pasien TBC paru dengan gangguan bersihan jalan napas di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan evidence-based nursing (EBN) pada dua pasien, terdiri atas satu kelompok intervensi yang diberikan kombinasi sikap semi fowler dan batuk efektif selama tiga hari berturut-turut serta satu kelompok kontrol yang hanya diberikan edukasi. Hasil: Sebelum intervensi, kedua pasien mengalami takipnea (26–27 kali/menit), saturasi oksigen 94%, ronki pada lapang paru kanan, dan sputum sulit dikeluarkan. Setelah tiga hari, kelompok intervensi menunjukkan penurunan frekuensi napas menjadi 24 kali/menit, peningkatan saturasi oksigen menjadi 95%, penurunan skor Borg dari 5 menjadi 4, serta peningkatan volume sputum dari 3 ml menjadi 40 ml. Kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna. Kesimpulan: Kombinasi sikap semi fowler dan teknik batuk efektif lebih efektif dibandingkan edukasi saja dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien TBC paru. Saran: Intervensi ini dapat diterapkan sesuai Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) disertai edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan kepatuhan pasien.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sikap Semi Fowler; Batuk Efektif; Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif; Tuberkulosis Paru.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan
Jurusan Keperawatan
Depositing User: mrs Lidia Tokan
Date Deposited: 05 Aug 2026 04:17
Last Modified: 05 Aug 2026 04:17
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10806

Actions (login required)

View Item View Item