Yessi Nofanti Sau, PO5303333231065 (2026) Kontaminasi Telur Cacing Dan Kebiasaan Cuci Tangan Ibu Dan Anak Sekolah Dasar Di Desa Tublopo. Diploma thesis, Poltekkes kemenkes Kupang.
|
Text
COVER 1-14.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 15-20.pdf Download (334kB) |
|
|
Text
BAB 2 21-32.pdf Download (632kB) |
|
|
Text
BAB 3 33- 43.pdf Download (495kB) |
|
|
Text
BAB 4 44-69.pdf Download (607kB) |
|
|
Text
BAB 5 70-72.pdf Download (323kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA 73-75.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN 76-123.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama pada anak usia sekolah yang berkaitan dengan kebersihan diri dan kebiasaan mencuci tangan. Kebiasaan hidup yang kurang bersih dapat meningkatkan risiko kontaminasi telur cacing pada tangan dan kuku. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui gambaran kebiasaan cuci tangan dan keberadaan telur cacing pada tangan ibu dan anak SD Inpres Nulle Desa Tublopo Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian: yang di gunakan adalah penelitian observasional deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari 156 siswa dan 156 ibu. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah 114 anak dan 83 ibu. Data kebiasaan cuci tangan diperoleh melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan pemeriksaan keberadaan telur cacing dilakukan dengan metode natif menggunakan reagen eosin/lugol dan diamati menggunakan mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori kebersihan tangan anak sebagian besar baik sebanyak 70 orang (61%), sedangkan pada ibu sebanyak 72 orang (87%). Kebiasaan cuci tangan anak sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 81 orang (71%). Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan tidak ditemukan telur cacing Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, maupun Hookworm pada seluruh sampel tangan dan kuku anak maupun ibu (0%). Tidak ditemukannya telur cacing kemungkinan dipengaruhi oleh kebiasaan menjaga kebersihan diri, tersedianya fasilitas cuci tangan di sekolah, serta pemberian obat cacing secara berkala. Kesimpulan: penelitian ini adalah kebiasaan cuci tangan pada anak sebagian besar berada pada kategori cukup, sedangkan kebersihan tangan ibu dan anak umumnya baik, serta tidak ditemukan kontaminasi telur cacing pada tangan dan kuku ibu maupun anak SD Inpres Nulle Desa Tublopo.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Soil Transmitted Helminths, kebiasaan cuci tangan, kebersihan tangan, telur cacing, anak sekolah dasar. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Yessi Nofanti Sau |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:12 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:12 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric