Dulce Maria Isabel Tavares, PO5303332230636 (2026) Rasionalitas Penggunaan Obat Analsik Antipiretik Pada Pasien Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Bakunase Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER DULCEE TAVARES.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
BAB I DULCE.pdf Download (71kB) |
|
|
Text
BAB II DULCEE.pdf Download (84kB) |
|
|
Text
BAB III DULCE.pdf Download (48kB) |
|
|
Text
BAB IV DULCE.pdf Restricted to Registered users only Download (109kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V DULCE.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
DAPUS DULCE.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN DULCE.pdf Download (400kB) |
Abstract
Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penatalaksanaan DBD bersifat suportif, salah satunya melalui pemberian obat analgesik antipiretik untuk mengatasi demam dan nyeri. Penggunaan obat tersebut harus dilakukan secara rasional agar terapi efektif, aman, dan sesuai dengan pedoman pengobatan. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat analgesik antipiretik pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Bakunase Kota Kupang berdasarkan ketepatan pasien, ketepatan obat, ketepatan indikasi, dan ketepatan dosis. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 26 pasien DBD. Data diperoleh dari resep dan rekam medis pasien, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan parameter ketepatan pasien, ketepatan obat, ketepatan indikasi, dan ketepatan dosis. Hasil: Pasien DBD didominasi kelompok usia 6–12 tahun, pasien laki-laki sebanyak 15 pasien (57,69%) dan pasien perempuan sebanyak 14 pasien (53,8%). Penggunaan paracetamol pada 24 pasien (92,3%), sedangkan ibuprofen digunakan pada 2 pasien (7,7%). Evaluasi rasionalitas menunjukkan ketepatan pasien sebesar 92,3% (24 pasien), ketepatan obat 92,3% (24 pasien), ketepatan indikasi 100% (26 pasien), serta ketepatan dosis 3 pasien (11,54%), sedangkan 23 pasien (88,46%) menerima dosis yang tidak sesuai. Simpulan:Penggunaan obat analgesik antipiretik pada pasien DBD di Puskesmas Bakunase Kota Kupang telah memenuhi kriteria ketepatan pasien, ketepatan obat, dan ketepatan indikasi, namun ketepatan dosis masih rendah sehingga rasionalitas penggunaan obat belum sepenuhnya tercapai.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Demam Berdarah Dengue, Rasionalitas Penggunaan Obat, Analgesik Antipiretik, Paracetamol |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > Farmasi Jurusan Farmasi > Farmasi Farmasi |
| Depositing User: | mrs Dulce Tavares |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 08:44 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 08:44 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric