Andi Rizki Alamsyah, PO5303333231120 (2026) HUBUNGAN ANGKA KEJADIAN POSITIF JAMUR DENGAN HASIL PEMERIKSAAN URINALISIS DI RSUD S.K. LERIK TAHUN 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
andi cover 2.pdf Download (341kB) |
|
|
Text
BaB 1 ANDI.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
BAB 2 ANDI.pdf Download (531kB) |
|
|
Text
BAB 3 ANDI.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB 4 ANDI.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
BAB 5 ANDI.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
andi dapus 2.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
lampiran terbaru andi.pdf Download (957kB) |
Abstract
Latar Belakang: Pemeriksaan urinalisis merupakan salah satu pemeriksaan laboratorium yang penting dalam membantu diagnosis berbagai penyakit, termasuk infeksi saluran kemih. Salah satu temuan pada pemeriksaan sedimen urin adalah adanya jamur yang dapat mengarah pada kandiduria. Kejadian kandiduria dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, seperti usia, jenis kelamin, diabetes melitus, infeksi saluran kemih, dan penggunaan kateter. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan angka kejadian positif jamur pada pemeriksaan urinalisis dengan faktor risiko pasien di RSUD S.K. Lerik Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain case control menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien di RSUD S.K. Lerik Tahun 2025. Sampel penelitian terdiri atas 74 kasus positif jamur dan 74 kontrol yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Dari 4.102 sampel urinalisis, ditemukan 74 sampel (1,8%) positif jamur dan 4.028 sampel (98,2%) negatif. Kasus positif lebih banyak ditemukan pada kelompok lansia (52,7%) dan perempuan (73,0%). Diabetes melitus merupakan faktor risiko terbanyak (27,0%). Hasil analisis menunjukkan diabetes melitus berhubungan signifikan dengan kejadian jamur (p=0,001; OR=6,481), sedangkan infeksi saluran kemih (p=0,719) dan penggunaan kateter (p=1,000) tidak berhubungan signifikan. Kesimpulan: Prevalensi kejadian jamur pada pemeriksaan urinalisis di RSUD S.K. Lerik Tahun 2025 sebesar 1,8%. Diabetes melitus memiliki hubungan signifikan dan merupakan faktor risiko kejadian jamur, sedangkan infeksi saluran kemih dan penggunaan kateter tidak berhubungan dengan kejadian jamur.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | urinalisis, jamur, kandiduria, diabetes melitus, faktor risiko. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Mr andi alamsyah |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:02 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:02 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11270 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric