Uji aktivitas daya hambat ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam. ) terhadap bakteri Staphylococcus aureus penyebab jerawat

Maria Oktaviani Susanto, PO5303332230688 (2026) Uji aktivitas daya hambat ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam. ) terhadap bakteri Staphylococcus aureus penyebab jerawat. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER2.pdf

Download (548kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (194kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (352kB)
[img] Text
bab 3.pdf

Download (649kB)
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB) | Request a copy
[img] Text
bab 5.pdf

Download (183kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (266kB)
[img] Text
lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Daun kelor mengandung senyawa metabolit sekunder yang dapat bertindak sebagai antibakteri, seperti tanin, flavonoid, saponin dan alkaloid, sehingga dapat berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Oleh karena itu, peneliti akan melakukan pengujian aktivitas daya hambat ekstrak daun kelor terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ekstrak etanol daun kelor dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan menentukan konsentrasi optimal ekstrak etanol daun kelor dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dimana ekstrak etanol daun kelor diperoleh dari hasil maserasi dengan pelarut etanol 95% lalu dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Metode yang digunakan untuk menguji aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran, daerah bening di sekitar sumuran menunjukan ada tidaknya aktivitas daya hambat bakteri. Hasil: Ekstrak daun kelor mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yang ditandai dengan terdapatnya diameter zona bening disekitar sumuran pada konsentrasi 25 dan 30%. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun kelor memiliki aktivitas daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus yang ditandai dengan terbentuknya zona bening di sekitar sumuran dengan konsentrasi optimum 25%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Daun kelor, antibakteri, Staphylococcus aureus
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: mrs Maria Susanto
Date Deposited: 03 Sep 2026 07:38
Last Modified: 03 Sep 2026 07:38
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11414

Actions (login required)

View Item View Item