Josua Ariyanto Linome, PO5303333231090 (2026) Kebiasaan Buang Air Besar Siswa Sekolah Dasar Inpres Nulle Desa Tublopo Kecamatan Amanuban Barat. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER (2).pdf Download (513kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (349kB) |
|
|
Text
BAB 2 (2).pdf Download (324kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (408kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (405kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (3).pdf Download (265kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Perilaku buang air besar (BAB) yang tidak higienis pada anak sekolah dasar menjadi faktor utama transmisi infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebiasaan BAB (pengetahuan kecacingan, sarana sanitasi dasar, dan konsumsi buah/sayur) pada siswa SD Inpres Nulle, Kabupaten Timor Tengah Selatan Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 114 siswa (kelas I–VI) yang dipilih secara proportional random sampling dari populasi 156 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square ($\alpha = 0,05$). Kebiasaan BAB responden tergolong cukup (38,6%), kurang baik (33,3%), dan baik (28,1%), di mana 54,4% siswa pernah/sering BAB di tempat terbuka dan 67,5% sering menahan BAB di sekolah. Pengetahuan kecacingan mayoritas baik (43,0%), cukup (33,3%), dan kurang (23,7%). Ketersediaan jamban leher angsa dan air bersih rumah tangga tergolong baik (100%), sedangkan 84,2% siswa lebih sering mengonsumsi jajanan dibanding buah/sayur. Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ($p = 0,234$) maupun kebiasaan makan buah/sayur ($p = 0,403$) dengan kebiasaan BAB. Hubungan fasilitas sanitasi tidak dapat diuji karena bernilai homogen (100% baik). Kebiasaan BAB siswa SD Inpres Nulle masih belum optimal meskipun fasilitas sanitasi rumah tangga dan pengetahuan anak tergolong baik. Pembentukan perilaku BAB yang sehat memerlukan pengawasan orang tua, perbaikan sanitasi sekolah, serta pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kata Kunci: Kebiasaan Buang Air Besar, Pengetahuan Kecacingan, Sanitasi Dasar, Anak Sekolah Dasar.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebiasaan Buang Air Besar, Pengetahuan Kecacingan, Sanitasi Dasar, Anak Sekolah Dasar. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RB Pathology R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Analis Kesehatan Analis Kesehatan |
| Depositing User: | Josua Aryanto Linome |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 04:11 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 04:11 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11424 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric