Asri Melani Silla, PO5303332230629 (2026) Analisis Kandungan Formalin Pada Ikan Segar Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Yang Dijual Dikelurahan Liliba Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes kemenkes kupang.
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
bab 2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III_.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 5.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan, namun masih sering disalahgunakan sebagai pengawet ikan segar untuk memperpanjang masa simpan. Keberadaan formalin pada ikan segar dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen, sehingga penting untuk memantau adanya kontaminasi formalin pada ikan yang dijual di masyarakat.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan kadar formalin pada ikan segar yang dijual di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi Nash. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel dipilih secara purposive dari ikan segar yang dicurigai mengandung formalin. Sebanyak 10 gram sampel ikan dihomogenkan, disentrifugasi, diencerkan, kemudian direaksikan dengan pereaksi Nash. Pengukuran absorbansi dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 412,8 nm. Kadar formalin ditentukan berdasarkan kurva kalibrasi yang dibuat dari larutan standar formalin dengan konsentrasi 10, 20, 30, 40, dan 50 ppm, yang menghasilkan persamaan regresi linear y = 0,0106437x + 0,0502541. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga sampel ikan segar yang dianalisis positif mengandung formalin. Nilai absorbansi sampel 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah 1,7964; 2,2651; dan 2,1779, yang setara dengan kadar formalin masing-masing sebesar 164,0540 mg/L; 208,0901 mg/L; dan 199,8946 mg/L. Rata-rata kadar formalin yang diperoleh adalah 190,6796 ± 23,4526 mg/L. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa metode spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi Nash dapat digunakan untuk menganalisis formalin pada ikan segar, dan seluruh sampel yang diuji terbukti mengandung formalin yang berpotensi membahayakan kesehatan konsumen.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Formalin, Ikan segar, Spektrofotometri UV-Vis. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > Farmasi Jurusan Farmasi > Farmasi Farmasi |
| Depositing User: | Asri Melani Silla |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:28 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:28 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11488 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric