GAMBARAN KADAR CA125 PADA PASIEN KANKER OVARIUM DI RSUD PROF. DR. W Z JOHANNES KUPANG TAHUN 2025

Jeaneti Yubliani Viona Eki, PO5303333231138 (2026) GAMBARAN KADAR CA125 PADA PASIEN KANKER OVARIUM DI RSUD PROF. DR. W Z JOHANNES KUPANG TAHUN 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTI JEANETIIIIII COVER.pdf

Download (614kB)
[img] Text
KTI JEANETIIIIII edit fixxxx BAB 1.pdf

Download (224kB)
[img] Text
KTI JEANETIIIIII edit fixxxx 2.pdf

Download (537kB)
[img] Text
KTI JEANETIIIIII edit fixxxx 3.pdf

Download (254kB)
[img] Text
KTI JEANETIIIIII edit fixxxx 4.pdf

Download (351kB)
[img] Text
KTI JEANETIIIIII edit fixxxx 5.pdf

Download (257kB)
[img] Text
DAPUS 1.pdf

Download (310kB)
[img] Text
LAMP.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker ovarium merupakan salah satu jenis kanker ginekologi dengan angka mortalitas yang tinggi karena sebagian besar kasus baru teridentifikasi pada stadium lanjut. Pemeriksaan Cancer Antigen 125 (CA-125) merupakan biomarker yang banyak digunakan dalam penatalaksanaan kanker ovarium untuk membantu menegakkan diagnosis, mengevaluasi respons terhadap terapi, memantau perkembangan penyakit, serta mendeteksi kemungkinan terjadinya kekambuhan. Tujuan: Mengetahui gambaran kadar CA-125 pada pasien kanker ovarium di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Tahun 2025 berdasarkan karakteristik usia, pekerjaan, stadium penyakit, dan status kemoterapi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien kanker ovarium periode Januari- Desember 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 pasien. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, serta nilai minimum, maksimum, dan rata-rata. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada pada kelompok usia pra-lansia (45–59 tahun) sebanyak 25 orang (48,1%), bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 24 orang (46,0%), berada pada stadium IC sebanyak 26 orang (50,0%), serta telah menjalani kemoterapi sebanyak 41 orang (78,8%). Hasil pemeriksaan CA-125 menunjukkan bahwa 43 pasien (82,7%) memiliki kadar normal (<35 U/mL) dengan rata-rata 11,89 U/mL, sedangkan 9 pasien (17,3%) memiliki kadar abnormal (≥35 U/mL) dengan rata-rata 452,39 U/mL. Kesimpulan: Sebagian besar pasien kanker ovarium memiliki kadar CA-125 dalam batas normal, yang diduga berkaitan dengan keberhasilan terapi kemoterapi. Pemeriksaan CA-125 tetap memiliki peran penting dalam mengevaluasi respons pengobatan, memantau perkembangan penyakit, serta mendeteksi kekambuhan secara dini pada pasien kanker ovarium.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: CA-125, kanker ovarium, penanda tumor.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Jeaneti Yubliani Viona Eki
Date Deposited: 07 Sep 2026 05:59
Last Modified: 07 Sep 2026 05:59
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11507

Actions (login required)

View Item View Item