GAMBARAN NILAI MEAN CORPUSCULAR VOLUME PADA ANAK STUNTING DI PUSKESMAS BAKUNASE KECAMATAN KOTA RAJA KOTA KUPANG

Aldino Juan Syahputra Lede Dabbo, PO5303333231118 (2026) GAMBARAN NILAI MEAN CORPUSCULAR VOLUME PADA ANAK STUNTING DI PUSKESMAS BAKUNASE KECAMATAN KOTA RAJA KOTA KUPANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER ALDINO JUAN SYAHPUTRA LEDE DABBO.pdf

Download (552kB)
[img] Text
BAB I ALDINO JUAN SYAHPUTRA LEDE DABBO.pdf

Download (238kB)
[img] Text
BAB II ALDINO JUAN SYAHPUTRA LEDE DABBO.pdf

Download (787kB)
[img] Text
BAB III ALDINO JUAN SYAHPUTRA LEDE DABBO.pdf

Download (294kB)
[img] Text
BAB IV ALDINO JUAN SYAHPUTRA LEDE DABBO.pdf

Download (260kB)
[img] Text
BAB V ALDINO JUAN SYAHPUTRA LEDE DABBO.pdf

Download (168kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA ALDINO 04.pdf.pdf

Download (540kB)
[img] Text
LAMPIRAN ALDINO JUAN SYAHPUTRA LEDE DABBO 01.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi akibat kekurangan zat gizi dalam jangka panjang dan dapat memengaruhi kondisi kesehatan anak. Selain berdampak terhadap pertumbuhan fisik, stunting juga dapat berkaitan dengan gangguan hematologis, salah satunya anemia. Mean Corpuscular Volume (MCV) merupakan salah satu indeks eritrosit yang menggambarkan ukuran rata-rata sel darah merah dan dapat digunakan untuk melihat kecenderungan perubahan ukuran eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai MCV pada anak stunting di Puskesmas Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Metode Penelitian: penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 30 anak stunting yang memenuhi kriteria penelitian. Pengambilan sampel darah dilakukan melalui vena pungsi, kemudian sampel diperiksa menggunakan hematology analyzer untuk memperoleh nilai MCV. Data hasil pemeriksaan dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai MCV dan karakteristik responden, meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan serta pekerjaan orang tua. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa dari 30 anak stunting yang diperiksa, sebanyak 27 anak (90,0%) memiliki nilai MCV rendah atau <80 fL, sedangkan 3 anak (10,0%) memiliki nilai MCV dalam rentang normal. Nilai rata-rata MCV seluruh responden adalah 73,53 fL, dengan rata-rata kelompok MCV rendah sebesar 72,70 fL dan kelompok MCV normal sebesar 81,0 fL. Berdasarkan karakteristik anak, nilai MCV rendah paling banyak ditemukan pada anak perempuan, yaitu 14 anak (47,0%). Berdasarkan kelompok usia, nilai MCV rendah paling banyak ditemukan pada kelompok usia 12–23 bulan dan 48–59 bulan, masing-masing sebanyak 8 anak. Berdasarkan karakteristik orang tua, nilai MCV rendah paling banyak ditemukan pada anak dengan orang tua berpendidikan SMA/SMK sebanyak 22 anak (73,4%) dan pada anak dari ibu yang tidak bekerja atau berstatus sebagai ibu rumah tangga sebanyak 25 anak. Kesimpulan: Sebagian besar anak stunting yang diperiksa di Puskesmas Bakunase memiliki nilai MCV di bawah rentang normal, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 73,53 fL. Hasil tersebut menunjukkan adanya kecenderungan mikrositosis pada sebagian besar responden.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Stunting, Mean Corpuscular Volume, MCV, eritrosit, mikrositosis
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan
Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan
Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan
Analis Kesehatan
Analis Kesehatan
Depositing User: Aldino Juan Syahputra Lede Dabbo
Date Deposited: 08 Sep 2026 07:39
Last Modified: 08 Sep 2026 07:39
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11756

Actions (login required)

View Item View Item