Triadrianus Muskananfola, PO5303333231061 (2026) Gambaran Parameter Fungsi Metabolisme Lemak Dan Fungsi Ginjal Pada Peserta Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) Di Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
ano cover.pdf Download (507kB) |
|
|
Text
bab 1 pdf.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
bab 2 pdf.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
bab 3 pdf.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
bab 4 pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (304kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 5 pdf.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
ano repository upload 1.pdf Download (1MB) |
Abstract
Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) merupakan program pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk membantu mengendalikan kondisi kesehatan peserta dengan penyakit kronis melalui pemeriksaan dan pemantauan kesehatan secara berkala. Parameter fungsi metabolisme lemak dan fungsi ginjal merupakan bagian penting dalam pemantauan kesehatan peserta Prolanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran parameter fungsi metabolisme lemak yang meliputi kolesterol total, LDL, HDL dan trigliserida serta fungsi ginjal yang meliputi kreatinin dan ureum berdasarkan usia, jenis kelamin dan diagnosis pada peserta Prolanis di Puskesmas Oesapa Kota Kupang pada bulan Mei dan November serta melihat perubahan antara kedua periode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder hasil pemeriksaan peserta Prolanis. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Data diperoleh dari laporan pemeriksaan peserta Prolanis dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bulan Mei kadar kolesterol total normal sebanyak 30 orang (60%), LDL normal 34 orang (68%), HDL normal 36 orang (72%), dan trigliserida normal 29 orang (58%). Pada bulan November, kolesterol total normal sebanyak 33 orang (66%), LDL normal 39 orang (78%), HDL normal 30 orang (60%), dan trigliserida normal 34 orang (68%). Untuk fungsi ginjal, kadar kreatinin normal pada bulan Mei sebanyak 48 orang (96%) dan ureum normal 49 orang (98%), sedangkan pada bulan November kreatinin normal sebanyak 44 orang (88%) dan ureum normal 47 orang (94%). Berdasarkan perbandingan kedua periode, profil lipid menunjukkan kecenderungan membaik pada kolesterol total, LDL dan trigliserida, sedangkan fungsi ginjal menunjukkan peningkatan proporsi kadar kreatinin dan ureum tinggi pada bulan November. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta Prolanis memiliki parameter metabolisme lemak dan fungsi ginjal dalam kategori normal, namun masih ditemukan gangguan profil lipid dan peningkatan kadar kreatinin serta ureum sehingga pemantauan secara berkala tetap diperlukan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Metabolisme Lemak, Kolesterol Total, LDL, HDL, Trigliserida, Kreatinin, Ureum, Prolanis. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Triadrianus Muskananfola |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 06:04 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 06:04 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11762 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric