Gambaran Prevalensi Kecacingan Dan Kadar Leukosit Pada Anak Usia 1-12 Tahun Di Kampung Pemulung Aquada Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kota Lama Kota Kupang

Rifka Nurhasana Hasan, PO5303333231105 (2026) Gambaran Prevalensi Kecacingan Dan Kadar Leukosit Pada Anak Usia 1-12 Tahun Di Kampung Pemulung Aquada Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kota Lama Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover rifka n hasan.pdf

Download (731kB)
[img] Text
Bab 1 rifka n hasan.pdf

Download (266kB)
[img] Text
Bab 2 rifka n hasan.pdf

Download (356kB)
[img] Text
Bab 3 rifka n hasan.pdf

Download (308kB)
[img] Text
Bab 4 rifka N hasan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 5 rifka n hasan.pdf

Download (282kB)
[img] Text
Daftar Pustaka Rifka N hasan.pdf

Download (181kB)
[img] Text
lampiran rifka n hasan.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: penelitian ini didasarkan pada kondisi lingkungan pemulung yang banyak tumpukan sampah sebagai agen kontaminasi parasit, khususnya jenis Soil Transmitted Helminth (STH) yang berpotensi memicu respon imun seluler berupa perubahan parameter hematologi seperti Leukositosis dan eusinofilia. Metode:Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambara kadar Leukosit dan status infeksi kecacingan pada ana-anak pekerja (usia 1-12 tahun) di kawasan berisiko tinggi Kampung Pemulung Aqu Ada Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kota Lama Kota Kupang. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan mikroskopis sampel feses menggunakan metode lansung untuk mendeteksi keberadaan telur cacing, dikombinasikan dengan pemeriksaan darah untuk mengukur kadar total Leukosit dan hitung jenis sel menggunakan Hematology Analyzer. Hasil: pemeriksaan terhadap 30 responden anak menunjukan bahwa pravelensi infeksi kecacingan mencapai 26,7%, infeksi Ascaris lumbricoides pada 7 orang dan Enterobius velmicularis 1 orang. Dari parameter darah, mayoritas anak menunjukan kadar total Leukosit berada dalam rentang normal, di mana peningkatan kadar Leukosit di atas normal hanya ditemukan 3 pada responden yang diduga dipicu oleh infeksi atau radang. Dari hasil hitung jenis sel Leukosit, presentase Monosit di atas normal pada sampel positif yaitu 16,6% (5 orang) sedangkan pada Eusinofil di atas normal pada sampel positif yaitu 23,3 % (7 orang ). Sebagian besar kadar Eusinofil yaitu 63,3% di atas normal dan kadar monosit 30,0% ( 9 orang) di atas normal pada sampel negatif. Hal ini terjadi sebagai bentuk respon imun tubuh terhadap infeksi parasit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kadar Leukosit, Infeksi Kecacingan, Kampung Pemulung Aqu Ada
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR355 Virology
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Rifka Nurhasana Hasan
Date Deposited: 10 Sep 2026 04:02
Last Modified: 10 Sep 2026 04:02
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11789

Actions (login required)

View Item View Item