Studi Tentang Tingkat Kejadian Karies Pada Masyarakat Yang Mengomsumsi Air Sumur Di Daerah Pesisir Di Desa Mata Air

Mario Ricardo Leo, PO5303204230309 (2026) Studi Tentang Tingkat Kejadian Karies Pada Masyarakat Yang Mengomsumsi Air Sumur Di Daerah Pesisir Di Desa Mata Air. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTI Riki Cover.pdf

Download (478kB)
[img] Text
KTI RIKI Bab 1.pdf

Download (145kB)
[img] Text
KTI RIKI Bab 2.pdf

Download (239kB)
[img] Text
KTI RIKI Bab 3.pdf

Download (128kB)
[img] Text
KTI RIKI Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (152kB)
[img] Text
KTI RIKI Bab 5.pdf

Download (136kB)
[img] Text
KTI RIKI Dapus.pdf

Download (185kB)
[img] Text
KTI RIKI Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang memengaruhi kualitas hidup seseorang, namun prevalensi penyakit gigi dan mulut, terutama karies, masih tergolong tinggi di Indonesia. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kejadian karies adalah kualitas air sumur yang digunakan masyarakat, terutama di daerah pesisir. Desa Mata Air merupakan salah satu wilayah pesisir di Nusa Tenggara Timur yang masyarakatnya masih memanfaatkan air sumur sebagai sumber air sehari-hari. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian karies pada masyarakat pesisir di Desa Mata Air Dusun 1 RT/RW 08/04. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengukur skor indeks DMF-T, serta mengidentifikasi kebiasaan menyikat gigi dan pola konsumsi air sumur responden. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2026 dengan jumlah responden sebanyak 30 orang masyarakat pesisir. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan pemeriksaan klinis gigi secara langsung menggunakan lembar pemeriksaan indeks DMF-T. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (56,6%). Seluruh responden telah mengonsumsi air sumur selama ≥5 tahun dan sering menggunakannya sebagai sumber air sehari-hari. Berdasarkan skor DMF-T, tingkat karies sedang ditemukan pada 50% responden, karies tinggi 33,3%, dan karies rendah 16,6%. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat yang mengonsumsi air sumur memiliki tingkat karies sedang hingga tinggi. Kesimpulan : Seluruh responden telah mengonsumsi air sumur selama ≥5 tahun dan menggunakannya sebagai sumber air minum sehari-hari. Sebagian besar masyarakat memiliki kebersihan gigi dan mulut dalam kategori sedang serta tingkat kejadian karies gigi pada masyarakat yang mengonsumsi air sumur didominasi oleh kategori sedang. Dengan demikian, sebagian besar masyarakat memiliki tingkat karies sedang hingga tinggi sehingga kondisi kesehatan gigi dan mulut masih memerlukan perhatian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tingkat kejadian karies, masyarakat, konsumsi air sumur, daerah pesisir.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Jurusan Keperawatan Gigi > Gigi
Gigi
Depositing User: Mario Ricardo Leo
Date Deposited: 09 Sep 2026 06:47
Last Modified: 09 Sep 2026 06:47
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11820

Actions (login required)

View Item View Item