Eko Alexandro Rassi, PO5303204230216 (2026) Perbandingan Tingkat Kejadian Karies Pada Anak Remaja Yang Mengonsumsi Air Sumur Dan Mengonsumsi air Galon Di Daerah Pesisir. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVEER EKo A Rassi 11.pdf Download (757kB) |
|
|
Text
BAB 1 EKO A RASSI.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II Eko A Rassi.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III Eko A Rassi.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV Eko A Rassi.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V Eko A Rasii.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA Eko A Rassi.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN Eko A Rassi.pdf Download (1MB) |
Abstract
Karies gigi merupakan penyakit infeksi kronis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat signifikan di Indonesia dengan prevalensi terus meningkat. Fluorida dalam air minum berperan penting dalam pencegahan karies, namun kandungannya berbeda antara air sumur pesisir dan air galon. Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat kejadian karies pada anak remaja yang mengonsumsi air sumur di daerah pesisir dengan yang mengonsumsi air galon. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 32 anak remaja usia 13-18 tahun (16 per kelompok) di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pemeriksaan klinis intraoral menggunakan indeks DMF-T (Decayed, Missing, Filled-Teeth) sesuai standar WHO. Hasil penelitian menunjukkan indeks DMF-T rata-rata kelompok air sumur 4,00 (kategori sedang), sedangkan kelompok air galon 1,44 (kategori sangat rendah). Uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p = 0,001 < 0,05). Temuan signifikan adalah tidak adanya responden dalam kategori sangat tinggi pada kelompok air galon, berbeda dengan kelompok air sumur yang memiliki 1 responden (6,25%). Kesimpulannya, terdapat perbedaan signifikan pada tingkat kejadian karies antara anak remaja yang mengonsumsi air sumur dan air galon, dengan kondisi gigi kelompok air galon yang jauh lebih sehat. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pasta gigi berfluorida, peningkatan edukasi kesehatan gigi, dan penelitian lanjutan dengan analisis komposisi air yang lebih detail. Kata Kunci : Karies Gigi, Anak Remaja,DMF-T, Air Sumur, Air Galon,Daerah pesisir,Florida
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karies Gigi, Anak Remaja,DMF-T, Air Sumur, Air Galon,Daerah pesisir,Florida |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi Jurusan Keperawatan Gigi Jurusan Keperawatan Gigi |
| Depositing User: | EKO ALEXANDRO RASSI |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 08:09 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 08:09 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11904 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric