Maria Magdalena Padama, PO5303333231046 (2026) Identifikasi Jamur Dermatofita Pada Kuku Kaki Petani Di Wilayah RT 12/ RW 005 Huebunif Desa Tanini Kecamatan Takari Kabupaten Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
1 epg.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
2 epg.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
3 epg.pdf Download (120kB) |
|
|
Text
4 epg.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) | Request a copy |
|
|
Text
5 epg.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
Dapuss.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
Lampiran (2).pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Jamur dermatofita merupakan kelompok jamur yang mampu menginfeksi jaringan yang mengandung keratin, seperti kulit, rambut, dan kuku. Petani merupakan kelompok yang berisiko mengalami infeksi dermatofita karena aktivitas pekerjaan yang sering berkontak langsung dengan tanah, air, lingkungan lembap, serta penggunaan alas kaki yang kurang memadai. Infeksi dermatofita pada kuku dapat menyebabkan perubahan warna, penebalan, kerapuhan, dan gangguan kesehatan kuku. Penelitian mengenai identifikasi jamur dermatofita pada kuku kaki petani di wilayah RT 12/RW 005 Huebunif, Desa Tanini, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang belum pernah dilakukan sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui jenis jamur yang ditemukan serta prevalensinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis jamur dermatofita, prevalensi, serta faktor risiko infeksi jamur dermatofita pada kuku kaki petani di RT 12/RW 005 Huebunif, Desa Tanini, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berupa potongan kuku kaki dari 30 orang petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan dilakukan melalui pemeriksaan mikroskopis dan kultur menggunakan media Sabouraud Dextrose Agar (SDA), kemudian dilakukan pengamatan terhadap karakteristik jamur yang tumbuh. Hasil: Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dari 30 sampel kuku kaki petani, sebanyak 16 sampel (53,33%) positif ditemukan jamur dermatofita. Jamur yang ditemukan berasal dari genus Trichophyton, yaitu Trichophyton mentagrophytes dan Trichophyton rubrum. Sementara itu, Microsporum sp. dan Epidermophyton sp. tidak ditemukan pada sampel penelitian. Kesimpulan: Terdapat infeksi jamur dermatofita pada kuku kaki petani di RT 12/RW 005 Huebunif, Desa Tanini, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang dengan prevalensi sebesar 53,33%. Jenis jamur yang ditemukan adalah Trichophyton mentagrophytes dan Trichophyton rubrum. Kondisi lingkungan kerja, paparan tanah dan air, kelembapan, kebersihan kaki dan kuku, serta penggunaan alas kaki merupakan faktor yang dapat meningkatkan risiko infeksi dermatofita. Kata kunci: Dermatofita, kuku kaki, petani, Trichophyton, onikomikosis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dermatofita, kuku kaki, petani, Trichophyton, onikomikosis. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RL Dermatology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Maria Magdalena Padama |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 09:30 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 09:30 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11920 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric