Hubungan Asupan Zat Besi (Fe) Dengan Kadar Hemoglobin Pada Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Engrith Berlianti Maharani Djami, PO5303241231212 (2026) Hubungan Asupan Zat Besi (Fe) Dengan Kadar Hemoglobin Pada Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER LTA, Engrithdj.pdf

Download (674kB)
[img] Text
BAB I LTA, Engrithdj.pdf

Download (173kB)
[img] Text
BAB II LTA, Engrithdj.pdf

Download (281kB)
[img] Text
BAB III LTA, Engrithdj.pdf

Download (181kB)
[img] Text
BAB IV LTA,Engrithdj.pdf

Download (245kB)
[img] Text
BAB IV LTA,Engrithdj.pdf

Download (245kB)
[img] Text
BAB V LTA, Engrithdj.pdf

Download (159kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA LTA, Engrithdj.pdf

Download (182kB)
[img] Text
LAMPIRAN LTA, Engrithdj.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Kanker payudara merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan serius pada perempuan dan dapat menyebabkan kematian. Pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dapat mengalami penurunan nafsu makan, mual, dan muntah yang berdampak pada rendahnya asupan zat besi (Fe). Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, sedangkan kadar hemoglobin pada pasien kanker juga dapat dipengaruhi oleh inflamasi dan efek kemoterapi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dengan kadar hemoglobin pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan asupan zat besi (Fe) dengan kadar hemoglobin pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Metode Penelitian : Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang pada Mei 2026 dengan melibatkan 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian : Mayoritas responden memiliki asupan zat besi (Fe) kategori defisit (87,5%), kadar hemoglobin kategori anemia ringan (37,5%), dan anemia sedang (35,0%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besi (Fe) dengan kadar hemoglobin dengan p-value = 0,704 > 0,05. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besi (Fe) dengan kadar hemoglobin pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asupan Zat Besi (Fe), Hemoglobin, Kanker Payudara, Kemotera
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Jurusan Gizi
Jurusan Gizi
Depositing User: ENGRITH BERLIANTI NAHARANI DJAMI
Date Deposited: 11 Sep 2026 04:09
Last Modified: 11 Sep 2026 04:09
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11946

Actions (login required)

View Item View Item