Asuhan Gizi Terstandar Pada Balita Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang

Agustinus Muhala Tukan, PO5303241231171 (2026) Asuhan Gizi Terstandar Pada Balita Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES KUPANG.

[img] Text
cover alan tukan.pdf

Download (962kB)
[img] Text
BAB I alan.pdf

Download (147kB)
[img] Text
BAB II alan.pdf

Download (334kB)
[img] Text
BAB III alan.pdf

Download (157kB)
[img] Text
BAB IV alannn.pdf

Download (952kB)
[img] Text
BAB V alan.pdf

Download (16kB)
[img] Text
dapus alan .pdf

Download (338kB)
[img] Text
LAMPIRAN alan.pdf

Download (4MB)

Abstract

Balita merupakan kelompok rentan terhadap masalah kesehatan, terutama gizi kurang atau buruk, mengingat fase pertumbuhan dan perkembangan yang pesat pada masa ini. Kekurangan gizi pada balita dapat berdampak serius pada perkembangan otak dan kecerdasan anak, bahkan dapat mengakibatkan kematian (Dari et al., 2024). Tujuan penelitian Untuk Mengetahui penerapan Asuhan gizi terstandar pada balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian Berdasarkan assessment gizi, balita G.A.M usia 39 bulan memiliki BB 10,5 kg, TB 91,6 cm, dan LILA 13,4 cm dengan status gizi kurang berdasarkan indeks BB/TB (-3 SD sampai < -2 SD). Balita tampak kurus dan lesu serta memiliki riwayat batuk dan pilek selama satu minggu. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan asupan zat gizi yang belum mencukupi dan riwayat infeksi. Hasil FFQ menunjukkan pola makan balita kurang beragam. Konsumsi nasi, tahu, tempe, telur, ikan, dan daging lebih sering dibandingkan sayur, buah, dan susu. Kondisi ini berpotensi menyebabkan asupan vitamin C dan kalsium belum optimal. Hasil recall 1×24 jam juga menunjukkan asupan energi, lemak, karbohidrat, vitamin C, dan kalsium masih kurang, sedangkan protein, vitamin A, dan zat besi telah memenuhi kebutuhan. Diagnosis gizi yang ditetapkan meliputi NI-2.1 Asupan oral tidak adekuat, NC-3.1 Berat badan kurang (Underweight), dan NB-1.1 Praktik pemberian makan yang kurang memadai. Intervensi dilakukan dengan pemberian diet sebesar 1.300 kkal energi, 48,7 gram protein, 28,8 gram lemak, dan 211,2 gram karbohidrat per hari, serta edukasi mengenai gizi seimbang, variasi makanan, frekuensi makan, dan pemanfaatan pangan lokal. Monitoring selama tiga hari menunjukkan adanya peningkatan asupan energi dan lemak, sementara protein tetap normal. Namun, asupan karbohidrat, vitamin C, dan kalsium masih belum memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan edukasi berkelanjutan untuk mempertahankan perbaikan asupan dan mendukung peningkatan status gizi balita

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), Balita Gizi Kurang
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan Gizi
Jurusan Gizi
Depositing User: Agustinus Muhala Tukan
Date Deposited: 18 Sep 2026 03:43
Last Modified: 18 Sep 2026 03:43
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12101

Actions (login required)

View Item View Item