PO5303203221308, Ermiati Konda Betu (2025) PENERAPAN FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK TIDAK EFEKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMBOTANJARA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER ERMI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 ERMI.pdf Download (42kB) |
|
|
Text
BAB 2 ERMI.pdf Download (422kB) |
|
|
Text
BAB 3 ERMI.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
BAB 4 ERMI.pdf Download (647kB) |
|
|
Text
BAB 5 ERMI.pdf Download (18kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA ERMI.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN ERMI.pdf Download (877kB) |
Abstract
Kementerian Kesehatan RI Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang Program Studi Keperawatan Karya Tulis Ilmiah ERMIATI KONDA BETU PENERAPAN FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK TIDAK EFEKTIF WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMBOTANJARA X+16, Halaman:71, Tabel:12,Gambar: 3, Lampiran:16 Latar belakang: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah disebabkan oleh virus, jamur, atau bakteri. ISPA dapat menyerang tubuh saat sistem imun atau daya tahan tubuh sedang melemah.Tujuan: Tujuan dari studi kasus ini adalah Untuk menerapkan fisioterapi dada pada pasien ISPA dengan bersihan jalan napas tidak efektif di desa pambotanjara wilayah kerja puskesmas pambotanjara. Metode: Desain penilitian dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah studi kasus, yaitu suatu penelitian yang di lakukan dengan tujuan utama untuk menggambarkan atau mendeskripsikan suatu keadaan secara objektif. Penelitian ini hanya bertujuan untuk melakukan pengamatan. Penelitian menggunakan rancangan studi kasus yaitu menggambarkan atau mendeskripsikan suatu asuhan dengan fisioterapi dada pada anak ISPA dengan bersihan jalan napas tidak efektif di wilayah Desa Pambotanjara yang di analisis secara mendalam dan di laporkan secara naratif. Hasil: Data pengakajian pada pasein ISPA pada anak yang mengalami sesak napas dan batuk berdahak di diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif, intervensi utama yaitu penerapan fisioterapi dada. Setelah dilakukan implementasi keperawatan pada pasien selama 3 hari di dapatkan partisipasi bunyi ronchi tidak ada anak tampak bernapas dengan lega. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa pemberian fisioterapi dada merupakan tindakan yang efektif untuk mengeluarkan dahak pada pasien yang mengalami batuk berdahak dapat mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien ISPA Di Wilayah Kerja Puskesmas Pambotanjara.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Askep ISPA bersihan jalan napas tidak efktif di Desa Pambotanjara. |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu |
| Depositing User: | Mrs Ermiati Konda Betu |
| Date Deposited: | 24 Sep 2025 03:31 |
| Last Modified: | 24 Sep 2025 03:31 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric