PO5303203221216, DORATIA RAMBU DAY (2025) EDUKASI BATUK EFEKTIF DAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM PADA PASIEN TB PARU DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAIRASA,DI KABUPATEN SUMBA TENGAH. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkkes Kupang.
|
Text
COVER_DORATIA.pdf Download (764kB) |
|
|
Text
BAB I_DORATIA.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
BAB II_DOROTIA.pdf Download (485kB) |
|
|
Text
BAB III_DORATIA.pdf Download (32kB) |
|
|
Text
BAB IV_DORATIA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V_DORATIA.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_DORATIA.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_DORATIA.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Kementerian Kesehatan RI Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang Program Studi DIII Keperawatan Waingapu Karya Tulis Ilmiah, Waingapu, 20 Maret 2025 DORATIA RAMBU DAY Penerapan Batuk Efektif Dan Teknik Relaksasi Napas Dalam Pada Pasien Tb Paru Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Wilayah Kerja Puskesmas Wairasa Kelurahan Wairasa Kabupaten Sumba Tengah. XVII+108 halaman +17 Lampiran+12 tabel+2 gambar Latar belakang: Tuberkulosis adalah risiko signifikan untuk pembangunan kapasitas manusia, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari semua pihak. penyakit ini merupakan salah satu infeksi paru-paru kronis yang disebabkan oleh mycobacterium tuberkulosis. maka dari itu penelitian harus mengedukasikan penerapan latih batuk efektif dan teknik napas dalam dan mengedukasi kesehatan. Metode: Alam desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggumakan studi khasus. Teknik ini digunakan yaitu 1 pasien yang menderita Tb paru. Ada pun instrumen yang di gunakan yaitu: format pengkajian asuhan keperawatan keluarga, sop edukasi penerapan lati batuk efektif, sop penerapan tarik napas dalam, penyuluhan (sap, dan menggunakan media poster, liflet, serta pemeriksaan fisik dan (adanya wawancara, observasi, dan dokumentasi). Hasil: dalam hasil yang di peroleh penelitian setelah di lakukan implementasi selama 3 hari dan evaluasi pasien dan keluarga mampu memahami bagaimana cara melakukan batuk efektif dan teknik relaksasi nafas dalam sehingga pasien mampu menggeluarkan dahak/sekret,mampu menjaga lingkungan kebersihan rumah,dan selalu menggunakan masker ketika berada di sekeliling banyak orang serta selalu mencuci tangan secara 6 langkah cuci tangan dan tidak sembarang membuang sekret/lendir di sembarang tempat. Kesimpulan: setelah 3 kali kunjungan rumah dan di berikan intervensi pada hari ke-1 penerapan batuk efektif dan teknik relaksasi napa dalam maka teratasi sebagian. pada hari ke-2 kunjungan rumah dan di berikan latih tenik batuk efektif dan teknik relaksasi napas dalam pada pasien tb bisa mengeluarkan sekret,pada hari ke-3 kunjungan rumah di lakukan penyuluhan megenai tentang penyakit tubercolosis sehingga edukasi batuk efektif dan teknik relaksasi napas dalam pada pasien tb paru dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif terbukti ampuh. Saran: diharapkan bahwa hasil penelitian ini bisa menembah pengetahuan bagi pasien dan keluarganya,sehingga mereka memahami peyakit tubercolosis dan dapat melakukan intervensi latih teknik batuk efektif dan relaksasi napas dalam sendiri di rumah. Kata Kunci: Latih teknik batuk efektif, Teknik Napas Dalam, Resiko infeksi, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Kepustakaan: 15 (2022-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Latih teknik batuk efektif, Teknik Napas Dalam, Resiko infeksi, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu |
| Depositing User: | Mrs Doratia Rambu Day |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 04:17 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 04:17 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9084 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric