Daniel Watu, PO5303211241592 (2025) Penerapan Relaksasi Napas Dalam Untuk Mengatasi Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Di Uptd Puskesmas Koeloda-Kabupaten Ngada. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER ABSTRAK DANIEL WATU.pdf Download (500kB) |
|
|
Text
BAB 1 DANIEL WATU.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
BAB 2 DANIEL WATU.pdf Download (443kB) |
|
|
Text
BAB 3 DANIEL WATU.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
BAB 4 DANIEL WATU.pdf Download (331kB) |
|
|
Text
BAB 5 DANIEL WATU.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA DANIEL WATU.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN DANIEL WATU.pdf Download (739kB) |
Abstract
Latar Belakang: Persalinan merupakan proses fisiologis yang secara alamiah akan dilalui oleh setiap wanita hamil. Nyeri persalinan, terutama pada kala I fase aktif, sering kali digambarkan sebagai nyeri paling intens dalam kehidupan seorang wanita. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan mix methode. Instrumen dalam penelitian ini digunakan yaitu lembar observasi skala nyeri. Pengukuran penurunan intensitas nyeri pada penelitian ini menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Penelitian dilakukan di Ruang Ponek UPTD Puskesmas Koeloda bulan Juli tahun 2025 selama 5–10 menit setiap kali kontraksi terjadi pada proses persalinan kala 1 fase aktif. Hasil: sebelum intervensi relaksasi napas dalam, skala nyeri Ny. T.M pada nilai 8 (nyeri berat terkontrol) dengan ekspresi wajah klien tampak meringis, tampak cemas dan tidak rileks sedangkan skala nyeri Ny. V.M pada nilai 7 (nyeri berat terkontrol) dengan ekspresi wajah klien tampak meringis, tampak cemas dan tidak rileks. Setelah intervensi relaksasi napas dalam, skala nyeri Ny. T.M pada nilai 7 (nyeri berat terkontrol) tetapi ekspresi wajah klien sedikit meringis, tidak cemas dan tampak rileks. sedangkan skala nyeri Ny. V.M pada nilai 6 (nyeri sedang) tetapi ekspresi wajah klien sedikit meringis, tidak cemas dan tampak rileks. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif sebanyak 1 poin pada skala NRS, baik pada ibu primipara maupun multipara. Saran: Ibu disarankan belajar teknik napas dalam sejak hamil, tenaga kesehatan perlu edukasi dan pendekatan empatik, fasilitas wajib dukung SOP nyeri, dan peneliti lanjutkan studi dengan sampel lebih luas.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Relaksasi Napas Dalam;Nyeri;Kala 1 Fase Aktif |
| Subjects: | L Education > LC Special aspects of education R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Jurusan Keperawatan |
| Depositing User: | Mr Daniel Watu |
| Date Deposited: | 07 Oct 2025 03:42 |
| Last Modified: | 07 Oct 2025 03:42 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9364 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric