Hubungan Asupan Lemak, Dengan Kadar Kolesterol LDL Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) Rawat Inap Di RSUD Prof. Dr. W. Z Johanes Kupang

Desika Natalia Da Costa, PO5303241221072 (2025) Hubungan Asupan Lemak, Dengan Kadar Kolesterol LDL Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) Rawat Inap Di RSUD Prof. Dr. W. Z Johanes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER-1.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA (8).pdf

Download (2MB)
[img] Text
LAMPIRAN-1.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Secara global maupun di Indonesia, penyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi salah satu penyebab utama kematian. Konsumsi lemak yang berlebihan terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, yang terlibat dalam mekanisme aterosklerosis dan berperan sebagai faktor risiko PJK. Tujuan: Mengetahui hubungan antara asupan lemak dengan kadar kolesterol LDL pada pasien PJK rawat inap di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien PJK yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Informasi mengenai asupan lemak dikumpulkan melalui recall 1x24 jam dan diolah menggunakan perangkat lunak CD Menu, sementara kadar LDL diperoleh dari data rekam medis. Analisis hubungan antar variabel dilakukan dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Mayoritas responden berusia 50–64 tahun (43,8%) dan berjenis kelamin laki-laki (53,3%). Asupan lemak terbanyak berada pada kategori normal (33,3%), sedangkan kadar LDL terbanyak berada pada kategori tinggi (60%). Hasil uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan lemak dengan kadar kolesterol LDL (p=0,783). Kesimpulan: Pada pasien PJK rawat inap di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, penelitian ini menemukan bahwa asupan lemak tidak berkorelasi secara signifikan dengan kadar kolesterol LDL. Variasi kadar LDL diduga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, termasuk genetik, aktivitas fisik, penggunaan obat, serta penyakit penyerta.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Penyakit Jantung Koroner, Asupan Lemak, Kolesterol LDL, Cross Sectional
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Jurusan Gizi
Jurusan Gizi
Depositing User: Desika Da Costa
Date Deposited: 09 Oct 2025 04:47
Last Modified: 09 Oct 2025 04:47
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9475

Actions (login required)

View Item View Item