Detje Rodesya Kartika Mendes, PO5303201230739 (2026) Asuhan Keperawatan Pada Tn. M.P Dengan Ketidaknyamanan Post Operatif Orif Akibat Fraktur Maxillofacial Sinistra Di Ruangan Bougenvile Rsup Dr. Ben Mboi Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Cover Detje.pdf Restricted to Registered users only Download (616kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB I Detje.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (909kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (501kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (395kB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka Detje.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) | Request a copy |
|
|
Text
Lampiran-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Fraktur maxillofacial merupakan cedera pada struktur tulang wajah yang sering disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Selain berdampak pada gangguan fungsi fisiologis seperti pernapasan dan pencernaan, cedera ini juga memengaruhi estetika dan aspek psikososial pasien. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan komprehensif pada Tn. M. P. dengan diagnosa post-operatif ORIF akibat fraktur maxillofacial sinistra di Ruangan Bougenvile RSUP Dr. Ben Mboi Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengkajian menemukan pasien mengeluh nyeri tajam dengan skala 7/10 pada area wajah, edema, dan keterbatasan gerak rahang. Diagnosis prioritas yang ditegakkan dalam asuhan ini meliputi nyeri akut, defisit nutrisi, gangguan integritas kulit atau jaringan, dan risiko infeksi. Intervensi keperawatan difokuskan pada manajemen nyeri melalui teknik relaksasi napas dalam dan distraksi, perawatan luka yang intensif, serta pemberian posisi semi-fowler untuk mengurangi edema dan meningkatkan kenyamanan. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, hasil evaluasi menunjukkan skala nyeri menurun menjadi 3/10, kondisi luka membaik, dan kenyamanan pasien meningkat secara signifikan. Penerapan asuhan keperawatan yang tepat dan kolaboratif terbukti sangat efektif dalam mengurangi intensitas nyeri serta mencegah komplikasi lebih lanjut pada pasien dengan fraktur maxillofacial.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Fraktur Maxillofacial, Nyeri Akut, ORIF, Trauma. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Detje Rodesya Kartika Mendes |
| Date Deposited: | 13 May 2026 07:16 |
| Last Modified: | 13 May 2026 07:16 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric